radarjember.id-Aksi ujuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap massa penolak revisi UU Pilkada, yang terjadi di gedung DPRD Jabar, Bandung, mereka melakukan lemparan batu dan bom molotov, pada Kamis (22/8/2024) malam.
Sehingga para peserta melakukan aksinya dengan melemparkan sejumlah petasan berukuran besar ke dalam area Gedung DPRD Jawa Barat.
Bahkan sebagian peserta juga membongkar beton dan paving block untuk dilemparkan ke arah dalam Gedung Sate, mereka menggunakan batu bata untuk lemparan.
Baca Juga: Anak Presiden Asik Jalan-jalan Di Amerika Serikat Hingga Beli Roti Seharga Gaji Honorer, BENARKAH?
Akibat aksi tersebut, kini arus lalu lintas di sekitar lokasi kini sementara ditutup, karena tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salah satu seorang peserta, Tama, mengaku ikut dalam aksi Rakyat Gugat Negara karena merasa kesal dengan perilaku para pemimpin yang hanya sibuk mengutamakan kepentingan kelompoknya.
"Saya kesal melihat para pemimpin yang hanya memikirkan diri sendiri dan tidak memihak rakyat kecil, sementara rakyat kesulitan memikirkan kehidupannya," ungkap Tama.
Sementara itu, Koordinator Aksi, Indra, menyatakan bahwa saat ini sudah kehilangan kepercayaan terhadap eksekutif dan legislatif yang sama-sama hanya mementingkan urusan kelompoknya, sementara rakyat dibiarkan menderita akibat kebijakan yang ada.
Baca Juga: Begini Kronologi Mobil Milik Polisi Dibakar Oleh Massa, Usai Dipukul Mundur
"Kami menunjukkan bahwa kami sudah tidak percaya lagi pada pemerintahan atau eksekutif karena kami adalah masyarakat yang tertindas, dan ini adalah cara kami menunjukkan kemarahan kepada DPR," kata Indra. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis