radarjember.id-Pulau Jawa dikepung oleh zona Megathrust yang dapat menyebabkan gempa hingga tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) peringatkan ancaman dari dua Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.
Megathrust Selat Sunda diperkirakan dapat memicu gempa dahsyat dengan kekuatan maksimal M 8,7. Sementara itu, Megathrust Mentawai-Siberut di sepanjang batas barat Pulau Sumatera dapat menyebabkan gempa hingga M 8,9.
Baca Juga: Gempa Megathrust Akan Melanda Indonesia Dalam Waktu Dekat, BENARKAH?
Gempa segmen Megathrust ini tampaknya tinggal menunggu waktu. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan gempa megathrust yang dapat membelah Pulau Jawa.
Menanggapi itu, Heri Andreas, seorang ahli Geodesi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), membantah skenario tersebut.
"Tidak akan membelah Pulau Jawa," tegasnya.
Baca Juga: Tingkatan Skala Kekuatan Gempa dan Dampak Kerusakannya
Heri menepis dan menjelaskan bahwa jika gempa di zona megathrust mencapai skala M 9, getaran yang dihasilkan hanya akan menggoyang Pulau Jawa dan tidak akan menyebabkan patahan yang cukup signifikan untuk membelah pulau tersebut.
"Tidak ada patahan sampai ke daratan Pulau Jawa. Jadi, kalau dibilang sampai mematahkan Pulau Jawa atau membelah, itu teorinya tidak masuk akal," kata Heri. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis