Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Megathrust Akan Melanda Indonesia Dalam Waktu Dekat, BENARKAH?

Adeapryanis
Penulis: Adeapryanis❯

Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.
Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.


Advertisement

radarjember.id-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi terjadi gempa megathrust akan menerjang Indonesia. Gempa berskala besar ini diperkirakan akan memicu terjadinya tsunami.

Gempa megathrust adalah jenis gempa bumi yang terjadi di zona subduksi, yakni wilayah satu lempeng tektonik menyusup di bawah lempeng lainnya.

Terdapat dua megathrust yang ada di Indonesia. BMKG mengkhawatirkan terhadap dua megathrust Indonesia yaitu Megathrust Selat Sunda M 8.7 an megathrust Mentawai Siberut M 8.9. Kekhawatiran para ilmuan Indonesia tersebut karena sudah lebih dari seratus tahun Megathrust tersebut tidak mengeluarkan energi besarnya.

"Rilis gempa di kedua segmen megathrust ini boleh dikata 'tinggal menunggu waktu', karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar," ujar Daryono selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Megathrust tersebut diprakirakan akan pecah dengan jeda sekitar ratusan tahun. Kendati Demikian, para Ahli belum mengetahui kapan hal itu akan terjadi karena keterbatasan teknologi dan akses geografis.

Advertisement

Namun, Daryono menyampaikan tidak perlu khawatir. BMKG sudah menyiapkan monitoris, prosesing dan diseminasi informasi gempa bumi sehingga informasi tersebar dengan cepat dan luas.Baca Juga: Bediding Mulai Melanda Lumajang dan Sekitarnya

BMKG juga melakukan upaya lain, seperti memberi edukasi tentang bencana alam, hingga pelatihan mitigasi. Sehingga bisa menekan efek samping dari bencana alam tersebut. (dea/bud)

Advertisement

Artikel Terkait

Guncangan Gempa Jogja Sampai Jawa Timur, Ini Penjelasan BMKG

Guncangan Gempa Jogja Sampai Jawa Timur, Ini Penjelasan BMKG

Gempa bumi dengan magnitudo 5,4 terjadi di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa malam, 27 Oktober 2026.  Getaran akibat peristiwa tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga Yogyakarta, tetapi jug

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Selatan Jogja, Belum Ada Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Selatan Jogja, Belum Ada Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan

Gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang mengguncang perairan selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (27/10/2026) malam, belum dilaporkan menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan.  Meski demikian

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer