NGAWI,RADARJEMBER.ID - Niti, 65, anggota Komisi II DPRD Ngawi, meninggal usai motor Honda bernopol AE 2713 LS dikendarai ditabrak truk di Jalan Ir Soekarno, Desa Kartoharjo, Ngawi, kemarin Senin (24/7) dini hari.
Akibat kejadian tersebut keluarga besar DPRD Ngawi Berduka.Polisi mengusut kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menimpa anggota DPRD sekaligus politikus PDI Perjuangan tersebut. Apalagi, sopir truk diketahui kabur meninggalkan korban terkapar di jalan..
Usai menabrak warga Desa Waruktengah, Pangkur, Ngawi, itu, sopoir justru kabur tak bertanggung jawab.’Truk terus melaju setelah menabrak motor,’’ kata Prima Aditya Yanuar, warga setempat.
Prima membeberkan kronologis tabrakan. Niti mengendarai motor dari arah barat.Truk roda enam melaju dengan kecepatan cukup kencang dari arah berlawanan. Sopir hendak mendahului kendaraan lain di depan.
Akan tetapi, haluannya terlalu melebar hingga masuk jalur berlawanan. "Truk adu depan dengan motor. Korban terpental sejauh 10 meter.” terang Prima.Sementara itu, AKP Achmad Fahmi Aditama, Kasatlantas Polres Ngawi AKP membenarka laka lantas tersebut.
Ia mengatakan, truk menabrak Mbah Niti, panggilan korban, diduga berwarna putih. Fakta itu diperoleh dari kamera pengawas milik perusahaan swasta dan sempat merekam detik-detik peristiwa tabrakan itu.
Pihak kepoliaian berupaya mencari CCTV lainnya di sepanjang jalan diduga menjadi jalur pelarian. "Kita akan kejar karena meninggalkan TKP, tidak ada itikad baik menolong korban." tegas Fahmi.
Sementara itu, Dwi Rianto Jatmiko, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Ngawi kaget mendengar kabar Mbah Niti menjadi korban tabrak lari. Pria tersebut berharap polisi segera menangkap si penabrak.
"Agar anggota keluarga ditinggalkan bisa lega.’’ papar Dwi. Antok, sapaan akrab pria tersebut, dan merasa kehilangan sosok Mbah Niti. Sebab salah satu kader panutan. Selain senior, juga santun.
Mbah Niti selalu berbicara dengan bahasa krama inggil baik itu kepada anak muda atau orang lebih tua.‘’Kesantunan tersebut wujud menghargai orang lain,’’ tandas Dwi, sembari menyebut sosoknya selalu tata dan patuh terhadap keputusan partai.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Asep Syaeful Bachri/Jawa Pos Radar Ngawi
Sumbder Berita:Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Maulana Ijal