Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Polisi Ingatkan Okum Pesilat Gresik Tak Bakal Bisa Urus SKCK Jika Kembali Berulah

Maulana Ijal • Selasa, 25 Juli 2023 | 01:30 WIB

Caption: Sebanyak 26 oknum pesilat dibina jajaran Satreskrim Polres Gresik karena melakukan aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam.
Caption: Sebanyak 26 oknum pesilat dibina jajaran Satreskrim Polres Gresik karena melakukan aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam.
 

GRESIK, RADARJEMBER.ID - 26 oknum pesilat terpaksa diamankan oleh jaharan Polres Gresik. Mereka terlibat aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam.

Para pesilat pun menjalani pembinaan besar masih berusia di bawah umur. Ulah tak bertanggungjawab itu sempat membuat situasi mencekam.Pawai oknum pesilat sempat menimbulkan kerusuhan.

Bahkan berbuntut perusakan kendaraan bermotor, warung, hingga pertokoan milik warga sekitar.’’Saat diamankan, mayoritas dalam kondisi mabuk minuman keras. Masyarakat setempat juga merasa ketakutan,’’ Jelas AKP Aldhino Prima Wirdhan Kasatreskrim Polres Gresik.

Aksi tersebut sangat menganggu kekondusifan kamtibmas. Sebanyak 26 oknum pesilat tersebut mendapat pembinaan dari jajaran kepolisian.’’Atas kebijakan pimpinan, mereka kami pulangkan. Namun, tetap ada atensi diberikan.”imbuh dia.

Misalnya, seluruh identitas oknum pesilat tersebut telah masuk catatan kepolisian. Nanti jika kembali terlibat aksi kriminalitas, mereka dipastikan tidak akan bisa mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

’’Berlaku di kantor kepolisian di seluruh Indonesia,’’ jelas Aldhino. Selain itu, pihak kepolisian telah bersurat kepada setiap organisasi. Tempat para oknum pesilat tersebut bersekolah atau bekerja.

’’Berisi bahwa mereka terlibat ke rusuhan dan diamankan Polres Gresik. Langkah itu sebagai efek jera sekaligus pencegahan bagi oknum lain untuk tdak mewlakukan keributan karena mengganggu ketertiban umum,’’ tegas alumnus Akpol 2015 tersebut.

Sementara itu, AKBP Adhitya Panji Anom, Kapolres Gresik pun berpesan kepada para orang tua. Mereka diharapkan memberikan pengawasan dan perhatian lebih kepada putra-putranya.’’Supaya tidak terlibat aksi kriminalitas maupun kenakalan remaja.”papar Anom.(*)

Editor: Winardyasto HariKirono

Foto:Guslan Gumilang/Jawa Pos

Sumber Berita:JawaPos.com

 

Editor : Maulana Ijal
#silat #oknum silat