PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID - Lingkungan sekolah di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dirasa masih belum steril dari aksi kejahatan, bahkan meski telah terpasang CCTV pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tetap bisa leluasa beraksi.
Hal ini seperti terjadi di SMPN 5 Probolinggo, sebuah motor Honda Beat raib dibawa lari maling. Motor ini adalah milik Zubaidah, kepala sekolah SMP Tersebut.Kejadian itu terjadi Rabu (5/7) lalu.
Padahal Honda Beat itu diparkir di tempat parkir khusus guru di lingkungan SMPN 5 Probolinggo.Aksi pencuri terekam closed circuit television (CCTV) milik sekolah. Dalam rekaman berdurasi 2 menit 15 detik itu, terlihat seorang pria memasuki lingkungan sekolah.
Dia memakai kemeja putih dan celana hitam. Memakai sepatu dan membawa tas ransel. Ia masuk dari pintu gerbang sisi utara sekitar pukul 11.00 Pelaku masuk dengan tenang. Sembari menggenggam handphone dengan tangan kiri.
Dalam rekaman itu, pelaku terlihat menelepon itu terlihat saat HP milik dia ditempelkan di telinga kiri. Ia sempat berhenti di depan tempat parkir motor korban sekitar 30 detik. Kemudian, maling tersebut menggondol Honda Beat.
Zubaidah mengatakan, motor tersebut bernopol N 6519 PK. Ia baru mengetahui motor itu tidak ada ditempat dibawa lari maling ketika hendak pulang. Sekitar pukul 12.30.Korban bingung motornya tidak ada di lokasi parkir. Ia sempat mengecek ke areal halaman sekolah.
Khawatir lupa dengan lokasi motornya diparkir. Namun, tidak ketemu. “Akhirnya saya mengecek CCTV. Kebetulan saat itu ada pegawai sekolah, Pak Darmanto. Setelah dicek, ternyata motor saya dibawa pencuri,” jelas perempuan itu.
Zubaidah mengutarakan tidak ada kecurigaan dengan keberadaan laki-laki itu. Kebetulan saat ini, masa penerimaan peserta didik baru (PPDB). Karena itu, banyak orang, termasuk para orang tua hendak mendaftarkan anak ke sekolah itu.
Iptu Zainullah, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu membenarkan aksi pencurian di SMPN 5 Kota Probolinggo. Ia memastikan laporan korban sudah diterima. Penyidik juga sudah meminta keterangan korban dan rekaman CCTV.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Screenshot
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Bromo
Editor : Safitri