BACA JUGA : Seorang Pengendara Tewas dalam Kecelakaan di Sukabumi
Dua orang perempuan berhasil membawa kaburl dua gelang emas masing-masing seberat 10 gram.Rekaman kamera menunjukkkan, satu pelaku mengenakan masker dan jilbab hitam, sedangkan pelaku lain mengenakan jilbab cokelat dengan wajah terlihat jelas.
Kedua perempuan itu berbagi tugas. Ada mengalihkan fokus pegawai toko emas, dan satunya lagi memasukkan emas curian ke dalam baju.Wahyu Nur Baiti, salah seorang karyawan toko emas setempat menuturkan, pencurian terjadi saat toko emas baru saja buk pagi itu.
Menurut Nur, saat itu cuma ada empat pegawai berjaga. Maklumlah karena toko baru buka, para pegawai sibuk persiapan masing-masing. Hingga kemudian, datang dua perempuan parobaya.“Itu masih pagi. Kami baru buka ya, sekira pukul 08.49. “jelas Nur.
Perempuan itu juga memaparkan, satu pegawai melayani dua ibu-ibu itu. Karena pegawai lain sibuk masing-masing, jadi nggak terlalu memperhatikan. Lalu, dua ibu-ibu itu seperti membuat pusing pegawainya. Keduanya minta diambilkan contoh perhiasan.
Pelaku bermasker berpura-pura mengamati dua gelang emas lalu meminta pegawai toko emas membuatkan surat perhiasan. Nah, saat itulah, dengan cepat, pelaku memasukan dua gelang emas ke bajunya.
“Pas minta dibuatkan surat itu, ibu-ibunya bilang, mau ambil uang dulu. Setelah itu pergi. Sadarnya itu, selang satu jam. Pegawai tersebut sambat, kok ibu-ibunya nggak balik lagi?, lalu saya minta buat cek gelang-gelangnya. Saya tanya, kok yang ini nggak ada?.”ucap Nur.
Dua gelang emas yang hilang berbentuk rantai 9 karat dengan berat masing-masing 10 gram. Total kerugian mencapai Rp 10 juta.
AKP Joko Winarno, Kapolsek Boyolali menceritakan, ia bersama anggota langsung mendatangi lokasi sekira pukul 11.20. “Dari video beredar di medsos (medsos), kami proaktif mendatangi tempat kejadian perkara.Pemilik toko emas belum melaporkankejadian tersebut.”tandas Joko.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Dokumen Polsek Boyolali
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Boyolali
Editor : Safitri