Akibat terbakarnya mobil berkelir putih ini, jalur provinsi itu sempat macet. Antrean kendaraan mengular panjang. Baik yang dari arah Ajung maupun sebaliknya. Anggota Polsek Kaliwates tampak terjun ke lokasi mengatur arus lalu lintas.
BACA JUGA: Bocah SD asal Kaliwates Jember Tenggelam di Sungai Bedadung
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, mobil berharga ratusan juta itu dikendarai oleh Ari, warga Jalan Majapahit Blok X/10, Kecamatan Kaliwates, Jember. Kala itu, dia baru saja balik dari gudang di Kecamatan Jenggawah.
Awalnya, pria 40 tahun ini mengungkapkan, tidak ada tanda-tanda mencurigakan pada mobil yang ia kemudikan. Namun, sesampainya di lokasi, tiba-tiba keluar asap dari kap sebelah kiri. Ia pun segera menghentikan laju kendaraannya.
Tak berselang lama, asap yang muncul itu mulai diikuti oleh jilatan api yang makin membesar. Seketika, Ari melompat keluar untuk menyelamatkan diri. “Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam mobil,” katanya.
Di dalam kendaraan itu, Ari menuturkan, ada sejumlah barang dan surat berharga. Seperti ponsel dan surat-surat penting lainnya. Semua barang-barang itu ikut hangus bersama mobil berpelat nomor P 111 tersebut.
"Saya baru pulang dari gudang di Jenggawah. Rencananya hendak pulang ke rumah. Namun, tiba-tiba mobil keluar asap. Saya berhenti dekat jembatan. Dan di dalam mobil ada tas, HP, serta surat-surat penting yang tidak bisa terselamatkan,” ungkapnya.
Warga dan petugas SPBU yang mengetahui kejadian itu langsung datang membantu korban. Mereka ada yang membawa alat pemadam api ringan. Namun, karena api terlanjur membesar, upaya pemadaman itu tak mampu mencegah api menghanguskan seluruh body mobil.
Hingga malam ini sekitar pukul 20.30, Jalan Otto Iskandardinata masih terjadi antrean kendaraan. Banyak pengguna jalan yang memperlambat laju kendaraan untuk mengabadikan insiden tersebut. Akibat peristiwa ini, korban merugi lebih setengah miliar rupiah. (*)
Reporter: Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital