Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ibu Korban Hilang di Pantai Payangan Jember Sempat Punya Firasat Buruk

Radar Digital • Kamis, 27 April 2023 | 01:09 WIB
MENUNGGU KABAR: Orang tua Dony, wisatawan yang hilang terseret ombak, bermalam di Pantai Payangan. Mereka membantu Tim SAR melakukan pencarian korban. (FOTO: Jumai/Radar Jember)
MENUNGGU KABAR: Orang tua Dony, wisatawan yang hilang terseret ombak, bermalam di Pantai Payangan. Mereka membantu Tim SAR melakukan pencarian korban. (FOTO: Jumai/Radar Jember)

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Insiden wisatawan hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, menyisakan duka bagi saudara dan keluarga. Sejak petaka itu terjadi, orang tua dan beberapa kerabat sampai bermalam di lokasi. Mereka turut mencari keberadaan korban yang hingga kini belum ditemukan.


Di tengah aktivitas pencarian itu, orang tua dan keluarga korban mengungkapkan fakta mengejutkan. Ternyata, sang ibu sempat mendapat firasat tak baik sebelum anaknya, Dony Prasetya, 18, warga Dusun Sukma Ilang, Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember itu hilang terseret ombak.


BACA JUGA: Empat Wisatawan Tersapu Ombak Pantai Payangan, Tiga Selamat Satu Hilang

"Sebelum berangkat, anak saya pamit ke bapaknya akan pergi ke Rembangan. Kami tidak tahu kalau ternyata ke Pantai Payangan," kata Gina, ibu korban, kepada Jawa Pos Radar Jember di lokasi pencarian, Rabu (26/4).


Gina mengaku tidak tahu kalau korban berwisata. Karena di hari yang sama, Selasa (25/4), dia ke Banyuwangi untuk ziarah ke makam orang tuanya. Di Kota Gandrung itu, dia mengajak kakak perempuan korban, Fitriana, 27. Sedangkan korban di rumah bersama Syamsudin, sang bapak, serta saudaranya yang lain.


Rupanya, di hari nahas itu, korban pergi ke Pantai Payangan bersama abang kandungnya, Agus Roni Setiawan, 22. Kakak beradik ini pergi ke pantai bareng-bareng dengan enam saudaranya yang lain. Mereka saling berboncengan dengan mengendarai empat motor, sekitar pukul 12.00. Satu jam kemudian, rombongan tiba di lokasi.


Meski berjarak puluhan kilometer dari tempat anaknya, tapi perasaan sang ibu sangat peka. Kala itu, dia mendapat firasat buruk. Selepas salat Zuhur, Gina mendadak kepikiran anak keempat dari lima bersaudara tersebut. Dalam pikirannya, Dony seperti sedang kebingungan. Cerita ini ia sampaikan ke Fitriana, yang ikut bersamanya ke Banyuwangi.


BACA JUGA: Tim SAR Sampai Menyelam, Cari Wisatawan Hilang di Pantai Payangan Jember

Mendapat firasat yang tidak baik, Gina segera beranjak pulang. Namun, perjalanannya terhenti di Glenmore akibat hujan deras. Setelah hujan reda, dirinya langsung pulang. Meski hujan kembali turun, tapi ia nekat menerobos agar cepat sampai di rumah. “Di rumah sudah tidak ada siapa-siapa. Justru saya mendapat kabar jika Dony hilang terseret ombak,” tuturnya.


Seketika, mata perempuan 50 tahun ini berkaca-kaca mengingat anaknya tersebut. Dia pun berharap, buah hatinya itu segera ditemukan. Hidup atau mati. “Semoga Allah mengembalikan ke saya, meski dalam kondisi meninggal. Semoga segera ditemukan," harapnya. (*)


Reporter: Jumai


Editor : Mahrus Sholih

Editor : Radar Digital
#Jember #Headline #Wisatawan Tenggelam