Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, insiden ini menghanguskan empat kios pakaian milik Amalia dan satu kios milik Urmita. Kelima kios itu penuh dengan pakaian. Saat api membakar, pedagang dan warga setempat berusaha menyelamatkan dengan mengeluarkan barang-barang dagangan.
BACA JUGA: Gudang Elektronik di Balung Jember Terbakar, Korban Rugi Rp 800 Juta
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. “Berdasarkan keterangan saksi, api muncul kali pertama dari kios Amalia yang saat itu dalam kondisi tidak ada orang dan terkunci dari luar,” kata AKP Adri Santoso, Kapolsek Kencong.
Menurut Adri, api terlihat kali pertama oleh Sueb, seorang juru parkir di pasar setempat. Lelaki 52 tahun itu melihat ada kobaran api di toko baju Amalia sekitar pukul 05.45. Sueb pun berteriak dan memanggil Hasan, temannya sesama juru parkir. Keduanya sempat berusaha memadamkan api. Namun, upaya mereka batal karena toko dalam keadaan terkunci.
“Selanjutnya, saksi menghubungi Polsek Kencong. Mendapat laporan itu, kami segera menuju TKP dan menghubungi tim pemadam kebakaran Ambulu,” ungkapnya.
Sambil menunggu tim pemadam kebakaran datang, Polsek Kencong bersama warga membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Hal ini dilakukan agar api tak sampai menjalar ke kios lain di sebelahnya.
Satu jam kemudian, sekitar pukul 07.00, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Ambulu dan Jember tiba di lokasi untuk memadamkan api. “Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran berhasil menguasai api. Kobaran api dapat dijinakkan sekitar pukul 07.30,” jelasnya.
Kini, pihaknya menghimbau kepada pemilik kios agar lebih waspada. “Untuk jaringan PLN atau kabel yang menghubungkan dari kios satu ke kios lainnya agar diperhatikan kelayakannya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital