Tahun ini adalah kali pertama bagi Jihad Ayoub merasakan puasa di Indonesia. Sejak kedatangannya 6 Juli 2022 lalu ketika diboyong dari klub Lebanon, Al-Ansar.
BACA JUGA : Masih Banyak Orang Tua Belum Sadar Diabetes Dapat Menyerang Anak-Anak
Ayoub merasa senang menjalani ibadah puasa di negara mayoritas beragama Islam ini.Tahun ini, gelandang asal Lebanon itu tidak bisa pulang kampung karena Liga 1 2022/2023 tetap bergulir di bulan Ramadan.
Menurut dia, suasana Ramadan di Indonesia tidak jauh berbeda dengan negara asalnya. Namun antusiasme umat Islam di Indonesia dalam menjalankan ibadah puasa membuatnya kagum dan itu sulit dilupakan.
“Saya sangat senang melihat antusias umat muslim di Indonesia dalam menjalankan ibadah puasa.”jelas Ayoub.Meski begitu, ia tetap merindukan kebersamaan menjalani bulan Ramadan bersama keluarga.
Selain itu, ia juga merindukan teman-temannya. Pemain bernomor punggung enam di PSS ini menjalani puasa seorang diri tanpa orang terdekat. “Hal saya rindukan dalam Ramadan ini tentunya berada bersama keluarga.” ujar pemain kelahiran Porlamar, Venezuela itu.
Meski baru pertama kali menjalani ibadah puasa di Indonesia, Ayoub langsung menambatkan hati pada es pisang hijau. Ia menyebut hidangan itu sangat nikmat sebagai menu berbuka puasa karena terasa segar di tenggorokan.
“Saat pertama kali saya mencoba itu, ada percampuran manis dari buah pisang yang menurut saya juga menyehatkan,”terang pemain 27 tahun itu.Jihad Ayoub sendiri menjadi sosok sentral bagi PSS Sleman di musim ini.Sebagai gelandang bertahan.
ia bertugas menjadi tembok pertama untuk menetralisir serangan lawan. Juga bertugas mengalirkan bola saat tim sedang dalam fase build-up dari bawah. Sejauh ini, ia sudah mencatatkan 23 penampilan saat mengenakan panji Laskar Sembada di Liga 1 musim ini.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Gregorius Bramantyo/Jawa Pos Radar Jogja
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Jogja
Editor : Safitri