Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tebing Jalan Desa Mulyorejo Jember Kembali Longsor, 4 Bulan Ada 3 Kejadian

Maulana Ijal • Rabu, 1 Maret 2023 | 17:28 WIB
TERTUTUP BATU: Warga melewati batu besar yang menutup akses jalan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, Rabu (1/3). (Foto: Jumai/Radar Jember)
TERTUTUP BATU: Warga melewati batu besar yang menutup akses jalan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, Rabu (1/3). (Foto: Jumai/Radar Jember)
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tebing di Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, kembali longsor, Rabu (1/3) sekitar pukul 03.30. Akibat bencana itu, jalan yang menghubungkan Desa Pace dengan Mulyorejo tertutup material longsor. Dan bencana ini merupakan kali ketiga selama empat bulan belakangan.

Menilik ke belakang, sebelumnya bencana longsor juga pernah terjadi dua kali. Pada 16 November 2022 lalu dan disusul pada 12 Februari tahun ini. Meski tak ada korban jiwa pada dua insiden itu, namun akibat bencana tersebut, akses keluar masuk warga terhambat. Sebab, gogosan tanah disertai batu besar menutup jalan yang menghubungkan kedua desa.

BACA JUGA: Tebing Longsor, Jalan Desa di Kecamatan Silo Jember Tertutup Batu

Sama seperti dua peristiwa longsor sebelumnya, kali ini tanah yang ambrol juga membawa batu besar dari atas tebing setinggi 30 meter. Batu tersebut menutupi jalan yang menuju PTPN 12 Kebun Silosanen. “Untuk sementara hanya roda dua yang bisa lewat. Itu pun harus hati-hati karena di sekitar ada jurang,” kata Cholid, anggota Satpol PP Kecamatan Silo.

BPBD Jember, anggota Polsek Silo, Satpol PP kecamatan dan Destana Desa Mulyorejo, serta pihK Kebun Silosanen, langsung turun ke lokasi. Mereka berupaya menyingkirkan dua batu besar yang menutupi jalan. “Namun karena ukurannya cukup besar, tidak bisa dilakukan secara manual. Harus menggunakan alat berat,” tutur Cholid.

BACA JUGA: Tebing Longsor Sumbat Jalan, Jalur Pace-Mulyorejo di Jember Terputus

Kapolsek Silo AKP Tanto menambahkan, tebih yang longsor itu di atasnya merupakan lahan milik Perhutani. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Karena saat longsor terjadi, waktu masih cukup pagi. Menjelang Subuh. Sehingga tidak ada kendaraan yang lewat.

Hanya saja, mobilitas warga menjadi terhambat. Karena akses jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja. “Sedangkan kendaraan roda empat dan truk masih tertahan di sekitar lokasi. Karena batu besar dari atas tebing masih menutupi jalan,” kata mantan Kapolsek Tempurejo itu. (*)

Reporter: Jumai

Editor    : Jumai Editor : Maulana Ijal
#Jember #longsor #Headline