Diketahui, pria itu bernama Indra Sudiyono, 55, yang merupakan seorang wiraswasta dan belum pernah menikah. Berdasarkan penuturan Kapolsek Balung AKP Sunarto, laporan dari para saksi yang merupakan bibi dan tetangga, korban sudah lama mengalami depresi. Sejak masih muda sepulang bekerja dari Kalimantan. “Dugaan awalnya adalah kecelakaan saat membetulkan timba lalu kepleset dan jatuh ke dalam sumur,” tutur Sunarto.
BACA JUGA: Hendak Dieksekusi, Pemilik Tanah Ancam Bunuh Diri
Korban yang tinggal sendirian di rumahnya itu, diduga sudah ada dalam sumur lebih dari 24 jam. Lantaran, kata Sunarto, saksi terakhir melihat korban di dalam rumah pada Kamis (12/1) sekitar pukul 19.00. Keesokan harinya, saksi yang merupakan bibi korban tidak melihatnya lagi dan mencari ke dalam rumah. Saat mencari, tidak ditemukan dan hanya mencium bau yang menyengat.
Kemudian bibi korban mengajak dua tetangganya untuk ikut mencari korban. Saat mencari di belakang rumah, mereka melihat korban sudah berada di dalam sumur berdiameter 50 centimeter dengan kedalaman 2 meter. Tubuh korban mengapung dan tidak bernyawa.
Sunarto mengaku mendapatkan informasi pada Sabtu pagi (14/1) pukul 08.00. Setelah melakukan koordinasi, pihaknya mendatangi TKP dan melakukan evakuasi. Tidak menggunakan alat berat, evakuasi dilakukan Polsek Balung bersama warga menggunakan seutas tali yang dililitkan ke tubuh korban. “Proses pengangkatan jenazah sekitar 30 menit,” terangnya.
Pihak keluarga menolak jasad korban diotopsi. Tak lama, mayat korban langsung diurus keluarga untuk dimakamkan tempat pemakaman umum di desa setempat. (*)
Reporter: Mega Silvia
Foto : Polsek Balung untuk Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal