Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Perempuan Pemotong Karet Tewas Dimakan Ular Piton

Safitri • Selasa, 25 Oktober 2022 | 23:06 WIB
Photo
Photo
JAMBI, RADARJEMBER.ID - Seorang perempuan warga RT 04, Dusun Betara 8, Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, tewas dimangsa ular piton atau pythonidae panjangnya tujuh meter.

Perempuan itu sempat dilaporkan hilang beberapa hari lalu. Perempuan bekerja sebagai petani pemotong karet itu dinyatakan hilang oleh keluarga. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan dari kecurigaan warga pada seekor ular piton di kebun warga.

BACA JUGA : SPBU Kalisat Tutup Sementara, Diduga Ada Kebocoran

Anton, Kepala Desa Terjun Gajah menjelaskan, kejadian itu pada Jumat (21/10), saat korban pergi ke kebun untuk memotong karet. Namun, hingga sore korban tidak kunjung pulang ke rumah yang kemudian dilaporkan hilang setelah sempat dicari keluarga dan warga.

”Kita sudah melakukan pencarian dari Minggu (23/10) malam. Setelah kita lanjutkan pencarian pada Senin (24/10), masyarakat melihat dan menemukan ular piton besar di semak perkebunan warga,” kata Anton seperti dilansir dari Antara.

Dari temuan ular piton atau sanca itu, warga curiga ular tersebut memakan korban. Setelah dilakukan pengecekan dan memotong ular tersebut ternyata korban berada dalam perut ular piton itu.

”Setelah kita tangkap memang benar ibu tersebut ada di dalam perut ular dan kemudian dilakukan pembelahan tubuh ular dan mengangkat korban dari dalam perut ular besar itu,” tutur Anton.

Saat dikeluarkan dari dalam perut ular tersebut kondisi korban dalam keadaan utuh akan tetapi kemungkinan ada patah patah tulang. ”Ya kemungkinan patah ada karena sudah di dalam perut ular itu,” terang Anton.

Saat ini, jenazah korban sedang disemayamkan di rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan. Anton mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat ke kebun. ”Masyarakat yang pergi ke kebun perlu waspada dan harus berhati hati,” ucap Anton. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Ilustrasi:Dok Jawa Pos

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#ular #Hilang