BACA JUGA : Single Solo Perdana Jin BTS The Astronaut Siap Rilis Akhir Oktober 2022
Mereka cukup menunjukan fotokopi KTP dan KK. Ada dua kloter yang dibuka. Yakni kloter pertama dengan alokasi 500 dosis dan kloter kedua sebanyak 200 dosis.Salah satu warga Ngadirojo, Wonogiri, Wiwid mengaku kesulitan mendapatkan vaksin booster.
Dia sengaja berangkat dari rumah pukul 06.30 dan sampai di AHD sekitar pukul 08.15. Sayang, dia tidak kebagian vaksin di kloter pertama.Beruntung, petuga menambahkan stok vaksin dan membuka kloter kedua sebanyak 300 dosis.
“Kita sudah cari di Wonogiri, tapi kosong sejak sebulan. Lalu cari lagi ke Kota Solo, nggak kebagian juga. Terus dikasih tahu saudara kalau di sini (Asrama Haji Donihudan, Red) ada, langsung ke sini.” Kata Wiwid kepada Jawa Pos Radar Solo.
Wiwid menambahkan, vaksin booster menjadi syarat perjalanan. Dia sendiri akan melakukan perjalanan ke luar kota pada akhir tahun nanti.“Ya, buat jaga-jaga saja. Kemarin teman ke Bali juga syaratnya booster. Biar akhir tahun nanti nggak bingung cari.”imbuh Wiwid.
Makanya saya sama suami cari terus sebulan ini. Sebelumnya kan dosis 1 dan 2 dengan Moderna, nah kebetulan ini Pfizer bisa buat booster,” imbuh dia.Hal serupa juga diungkapkan warga Sukoharjo, Dion Chigra,22.
Pemuda ini sudah berburu vaksin booster sejak sebulan terakhir. Sayang, dia tidak mendapatkan baik di Sukoharjo maupun Kota Solo. Berburu informasi vaksin juga dilakukan lewat online. Termasuk vaksinasi di Asrama Haji Donohudan kali ini, informasi tersebut dari media sosial.
“Kita sengaja berlima sama teman-teman ke sini. Dari jam 08.00 kurang dah mengantre, tapi dapatnya kloter kedua. Karena sudah cari di Sukoharjo dan Solo habis terus. Udah cari sebulanan, karena buat syarat praktik nanti di rumah sakit. Kan saya jurusan perawat,” kata Dion. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Ragil L /Jawa Pos Radar Solo
Sumber Berita: Jawa Pos Radar Solo
Editor : Safitri