Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akun Nasabah Bank Dicuri, Duit Rp 104,8 Juta Raib

Safitri • Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:28 WIB
ilustrasi (freepik)
ilustrasi (freepik)
KEPATIHAN, Radar Jember - Aplikasi BRI Mobile (BRImo) milik nasabah asal Jember dibobol orang tak dikenal. Dalam hitungan menit atau jam, uang nasabah sebesar Rp 104,8 juta raib. Kasus ini pun diadukan korban berinisial AW ke BRI Cabang Jember. Selain itu, telah dilaporkan ke polres, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) Jember.

BACA JUGA : Hampir Satu Juta Kali Situs Pemkot Surabaya Diretas

Insiden mengejutkan itu dialami AW pada Minggu (10/10) lalu. Ketika itu, korban hendak melakukan transaksi menggunakan aplikasi BRImo, tetapi tidak bisa. Bahkan, seorang klien yang akan transfer ke nomor rekening AW juga mengalami kegagalan. “Saat itu saya masih belum curiga, mungkin ada gangguan dari BRImo,” terang korban yang merupakan mantan presenter Kompas TV Jember itu.

Photo
Photo


AW mengaku baru curiga saat dirinya hendak melakukan transaksi serupa pada sore hari. Kepada Jawa Pos Radar Jember, dia menceritakan adanya notifikasi di aplikasi BRImo miliknya bahwa akunnya sudah terblokir. Bukan itu saja, dia juga mendapat pesan transaksi via email. Ada lima aktivitas pengiriman uang ke sejumlah e-commerce dan ke rekening bank dengan nama yang tidak dikenal.

Selepas itu, tak disangka, dia juga dikejutkan dengan adanya upaya pemindahan akun BRImo ke perangkat lain. Bahkan, kartu ATM miliknya juga mengalami disable. “Ada juga upaya masuk ke telegram saya, di situ ada keterangan yang masuk dari perangkat OPPO A53,” imbuhnya.

Selama proses itu, dari data milik korban telah terjadi serangkaian transaksi keluar (baca grafis).  Akibatnya, korban merugi sebesar Rp 104,8 juta. Korban sempat datang ke kantor BRI Cabang Jember sore harinya dan sempat melapor ke Call Center BRI setelah Magrib.

Selain mengadukan kasus itu ke BRI Cabang Jember, AW juga melapor kepada pihak terkait. Yakni ke Polres Jember, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, dan melapor ke Bank Indonesia (BI) Jember. Dari laporan AW, dia harus menunggu kejelasan kasus yang dialaminya.

Penting diketahui, nomor rekening BRI milik AW merupakan rekening BRI yang didapat dari program beasiswa sewaktu kuliah dulu. Dia menabung di rekening BRI tersebut karena sempat mendapat hadiah sepeda motor dari program Simpedes tahun 2019. karena itu, dia mempercayakan keuangannya kepada BRI. “Rekening BRI ini memang saya gunakan untuk nabung. Kalau transaksi umum saya menggunakan BCA,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Cabang BRI Jember selaku penyedia layanan BRImo menegaskan hanya menaruh empati atas musibah yang menimpa nasabah. "Kami berempati dan sangat menyesalkan kejadian tersebut," kata Kepala Cabang BRI Jember Mohamad Sukari melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Menurut Sukari, pihak BRI telah melakukan investigasi atas pengaduan nasabah yang bersangkutan. BRI menganggap nasabah yang bersangkutan telah menginformasikan data transaksi perbankan, berupa PIN dan password yang bersifat pribadi dan rahasia, kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Baik melalui digital atau phone scam. Sehingga transaksi dapat berjalan dengan sukses. "Nasabah yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering," sebutnya.

Karena itu, menurutnya, pihak BRI tidak bersedia mengganti rugi kehilangan uang Rp 104,8 juta milik nasabah itu, karena dianggap bentuk kelalaian korban sendiri. Dan itu di luar tanggung jawab pihak bank. "Bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan atau kejahatan perbankan akibat skimming," jelasnya.

Pihak bank memastikan bahwa soal kerahasiaan data nasabah itu selalu dijaga. Selebihnya, hanya mengimbau kehati-hatian kepada setiap nasabah. Tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses website atau aplikasi tidak resmi, demi tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan. Seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP, dan sebagainya. Sebab, modus kasus serupa dapat terjadi di bank mana pun dan menimpa siapa pun. (mg6/c2/mau) Editor : Safitri
#Jember #Headline #Hacker #Pencurian #BRI