Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ternyata Ini Sosok Pria Pasangan Mahasiswi Unej yang Meninggal

Maulana Ijal • Selasa, 13 September 2022 | 04:39 WIB
SELIDIK: Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus kematian mahasiswi D3 Kesekretariatan FEB Unej. Total ada tujuh saksi yang telah diperiksa.
SELIDIK: Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus kematian mahasiswi D3 Kesekretariatan FEB Unej. Total ada tujuh saksi yang telah diperiksa.
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Sosok pria yang menjadi teman kencan Putri Pujiarti, mahasiswi D3 Kesekretariatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB Unej), makin terang. Jika sebelumnya dikabarkan lelaki tersebut mengaku sebagai aparat, ternyata hasil penyelidikan kepolisian berbeda. Pemuda itu bukan aparat melainkan wiraswasta.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Bagus Dwi Setiawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus meninggalnya mahasiswi asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, tersebut. Sejauh ini, belum ada tersangka dan pihaknya masih menunggu hasil visum dari RSUD dr Soebandi Jember.

BACA JUGA: Mahasiswi Unej Meninggal, Polisi Periksa 7 Saksi dan Teman Pria Korban

Bagus kembali menegaskan, kabar yang menyebut pria pasangan korban sebagai aparat tidaklah benar. Pemuda itu merupakan warga biasa yang dikenal korban melalui salah satu aplikasi kencan online.

“Pasangan yang diduga-duga itu bukan aparat, tetapi wiraswasta asal Malang. Dan berkenalan dengan korban melalui salah satu aplikasi,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa saksi, diketahui korban telah menjalin komunikasi daring selama satu bulan terakhir. Selanjutnya, mereka sepakat bertemu pada Sabtu (10/9) lalu. Pada pertemuan pertama ini korban berjumpa dengan pria yang berinisial OK tersebut cukup singkat, tak sampai satu jam.

“Mereka bertemu selama kurang lebih 40 menit. Setelahnya, di perjalanan pulang korban tertidur. Namun ketika dibangunkan, tidak ada reaksi apa-apa dari korban. Kemudian dibawa pulang ke kos teman yang berinisial A,” ungkapnya.

Informasinya, meski tinggal di Malang, namun OK disebut berasal dari Kecamatan Panti, Jember. Sejak beberapa tahun terakhir, dia tinggal di Malang bersama sang ibu. Hanya saja, informasi ini belum mendapat konfirmasi dari polisi. Apakah benar OK lahir di Panti atau memang asli Malang. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun/Beni Bayu Sanjaya

Foto: Dokumen Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih  Editor : Maulana Ijal
#Jember #Headline #Mahasiswi Meninggal #UNEJ