Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Maling Curi Uang Kotak Amal Masjid di Jember

Safitri • Sabtu, 10 September 2022 | 18:35 WIB
LUDES: Sejumlah siswa melihat kondisi kotak amal yang dirusak dan diraup isinya, kemarin (9/9).
LUDES: Sejumlah siswa melihat kondisi kotak amal yang dirusak dan diraup isinya, kemarin (9/9).
GLAGAHWERO, Radar Jember - Aksi pencurian uang dalam kotak amal masjid kembali terjadi di Jember. Kini, warga sekitar Masjid Al Hidayah yang berada di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, digegerkan setelah diketahui kotak amal jebol dan isinya ludes, kemarin (9/9).

BACA JUGA : DWP SMASGA Gelar Cek Kesehatan, Siswa Screening Kesehatan

Rekaman CCTV masjid menampilkan sosok pencuri uang dalam kotak amal menggunakan motor merk Suzuki Thunder tanpa nomor polisi. Pagi itu, masyarakat tergesa-gesa melihat rekaman CCTV yang terpasang di masjid, setelah hilangnya tumpukan uang di dalam kotak amal.

Berdasarkan dari hasil rekaman, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 dini hari. Kotak amal dengan ukuran kurang lebih satu meter itu terlihat dirusak oleh pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku langsung spontan membawa uang, setelah berhasil membobol kunci kotak amal.

Ketua Takmir Masjid Al Hidayah Sutikno mengatakan, berita kehilangan isi kotak amal di masjidnya didapatkan pada pagi harinya. Pihaknya pun menyayangkan aksi pelaku yang tega mengambil uang umat tersebut. "Saya juga kaget, tiba-tiba dikabarkan pagi harinya, kalau kotak amal jebol dan isinya hilang. Lalu, kami coba cek dari CCTV, ternyata benar," katanya.

Melalui koordinasi dengan pengurus takmir lainnya, Sutikno pun melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Sebab, aksi pencurian isi kotak amal di masjidnya itu sudah terjadi dua kali. Namun, pelaku sebelumnya berhasil diamankan oleh masyarakat. "Dari dulu sering kehilangan di masjid ini. Pernah hilang pesawat dari pengeras suara, isi kotak amal sebelumnya juga pernah hilang, tapi pelakunya berhasil diamankan," terangnya.

Dalam kejadian itu, uang dalam kotak amal tersebut diperkirakan sebanyak Rp 500 ribu. Hal itu berdasarkan kalkulasi sebelum-sebelumnya. "Kami setiap minggu itu memang membuka kotak amal itu. Hitung-hitungannya, per minggu itu dapat Rp 500 ribu," imbuhnya.

Sementara itu, Bendahara Yayasan Al Hidayah Fatimah menambahkan, uang dalam kotak amal tersebut sudah hampir separuh isi. "Hampir separuh kotak lah, dan yang diambil itu uang kertasnya, sedangkan yang kricikan tidak diambil," timpalnya. (mun/c2/bud) Editor : Safitri
#Jember #Pencurian