Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kuota Subsidi Pertalite Akan Habis Akhir September

Safitri • Jumat, 26 Agustus 2022 | 18:51 WIB
ilustrasi
ilustrasi
JAKARTA, RADARJEMBER.ID - Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan mengungkapkan kuota subsidi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite akan habis pada akhir September 2022.

BACA JUGA : Jadi Korban Tabrak Lari, Pria Tanpa Identitas di Jember Kritis

Menkeu menjelaskan, dari 23 juta kiloliter dialokasikan tahun ini sampai dengan akhir Juli sudah habis sekitar 16,4 juta kiloliter. Artinya, saat ini pertalite tersisa sebanyak 6,6 juta kiloliter sampai akhir tahun.

“Itu berarti tiap  bulan 2,4 juta kiloliter pertalite itu habis. Kalau tren ini diikuti maka akhir September untuk pertalite akan habis,” jelas Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan DPD RI, Kamis (25/8).

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan bahwa penting untuk melakukan pengendalian terkait stok pertalite menipis. Menkeu menyebut, saat ini harga jual eceran Pertalite sebesar Rp 7.650 per liter.

Padahal kalau dengan kurs ICP USD 100 per barel dan kurs Rp 14.450 per USD, seharusnya harga keekonomian Pertalite sebesar Rp 14.450 per liter. “Selisih sebesar sekitar Rp 6.800 per liter itu  kemudian dibayarkan kepada Pertamina sebagai kompensasi,” kata Sri Mulyani.

Tak hanya pertalite, kuota solar juga diprediksi akan habis pada Oktober mendatang. Hal tersebut karena alokasi volume solar yang sebesar 15,1 juta kiloliter sudah terkuras 9,88 juta kiloliter hingga Juli 2022.

Sehingga saat ini kuotanya hanya tersisa kurang lebih 5,22 juta kiloliter. “Kalau mengikuti tren ini, Oktober akan habis kuotanya,” ujar wanita tersebut. Sri Mulyani juga menyebut harga jual solar eceran per liter saat ini dinilai jauh lebih rendah dari harga keekonomiannya.

Padahal, harga minyak mentah dunia (ICP) saat ini mengalami kenaikan karena geopolitic dari USD 100 per barel menjadi USD 105 per barel. Untuk diketahui, harga solar di pasaran saat ini sebesar Rp 5.150 per liter, sementara harga keekonomianya Rp 13.950 per liter.(*)

Editor: Winardyasto HariKirono

Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com

Sumber Berita: Jawapos.com

  Editor : Safitri
#Pertalite #subsidi