Rupanya, detik-detik kecelakaan ini dilihat olah guru korban sendiri. Sebelum tertabrak truk, korban sempat mendahului gurunya tersebut yang juga sama-sama melaju dari arah barat.
"Saya tahu sendiri kalau korban baru saja mendahului saya. Karena tidak nutut sehingga terjadi benturan dengan dengan kendaraan lain dari arah timur," ujar Anis Dwi Apriliani, guru asal Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Jember.
BACA JUGA: Terlindas Truk saat Berangkat Sekolah, Pelajar SMKN 3 Jember Meninggal
Perempuan 37 tahun tersebut terlihat syok. Karena dia mengetahui dengan mata kepala sendiri saat korban tertabrak kontainer yang berusaha disalip. Apalagi saat itu, korban masih menggunakan jaket SMKN 3 Jember dan mengenakan baju pramuka.
“Korban juga masih menggunakan celemek atau kain yang dipasang di dada. Biasanya celemek ini dipakai kalau mau praktik," ujar Anis yang matanya terlihat berkaca-kaca. Menurutnya, korban merupakan siswa kelas 10 jurusan tata boga.
Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Edy Purwanto mengatakan, sejauh ini pihaknya masih berupaya mengejar sopir truk kontainer tersebut. Sebab, setelah menabrak korban, sopir bersama kendaraannya melarikan diri ke arah timur. Polisi telah mengantongi rekaman CCTV, bukti kecelakaan itu. “Bersama anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap kontainer yang menabrak,” paparnya. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal