Awalnya, korban sempat mendapat perawatan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Namun karena kondisinya kritis, ia langsung dibawa ke rumah sakit RS Soebandi. Tak berselang lama, korban pun meninggal.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jember Lumajang Mahrus Syamsul membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga sedang menunggu laporan dari pihak sekolah untuk informasi lengkapnya.
BACA JUGA: Pinjam Tosa untuk Karnaval, Warga Sukorejo Jember Kritis Tertabrak Truk
"Informasi yang saya dapat dari kepala sekolah, pelakunya hanya satu orang. Bukan pengeroyokan. Saya juga dapat informasi, kalau pelaku sempat mempunyai masalah dengan narkoba," katanya.
Menurutnya, pelaku masih dalam satu atap di SMK 2 Jember. Pihaknya masih menunggu laporan dari pihak sekolah untuk informasi lebih detailnya. "Selanjutnya bisa ke pihak sekolah saja, kami juga sedang menunggu laporan dari kepala sekolah," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMK 2 Jember Suprihartono menjelaskan, kejadian itu terjadi di depan pintu kelas. Pelaku memanggil korban yang sedang berada di dalam kelas. Setelah itu, keduanya bertemu dan bersalaman di depan kelas.
Namun tiba-tiba, pelaku melayangkan tendangan ke korban hingga menyebabkan korban kritis. Tak berselang lama, korban meninggal. "Korban sempat dirawat di UKS, lalu dibawa ke RS Soebandi karena kritis," terangnya.
Saat ini, jenazah korban yang baru masuk di SMK 2 Jember tersebut, masih di ruang jenazah RS dr Soebandi Jember. Sementara pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Keluarga korban ditemani sejumlah guru juga ikut mendampingi jenazah di RS Soebandi.
Sutama, ayah korban, menyampaikan, dirinya belum tahu motif kejadian tersebut. Dari pagi, kata dia, sang anak berangkat ke sekolah seperti biasa. Tiba-tiba sekitar pukul 13.00 WIB dia dipanggil ke sekolah oleh guru.
"Saat itu kami tidak habis pikir, anak kami dikabarkan meninggal dunia. Saya langsung pergi ke rumah sakit untuk menyusul," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember. (*)
Reporter: Ahmad Ma'mun
Foto: Ahmad Ma'mun
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal