BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 1.135 keluarga yang terdiri atas 4.706 jiwa menghadapi dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku.
Kepala BPBD Kota Ambon Demy Paays di Ambon mengatakan, BPBD Kota Ambon mendata 20 area terdampak banjir dan 157 titik tanah longsor di wilayah-wilayah kecamatan tersebut.
Bencana alam yang terjadi di wilayah-wilayah kecamatan itu, menurut Demy, menyebabkan 831 rumah tergenang, 79 rumah rusak, dan 97 rumah terancam kena longsoran tanah.
Selain itu, banjir menyebabkan area Rumah Sakit Oto Kwik tergenang dan tanah longsor berdampak pada bangunan tiga sekolah dasar. Bencana alam juga menimbulkan kerusakan tanggul sungai di delapan lokasi di Negari Passo dan Air Besar serta menyebabkan kerusakan talut di badan jalan dan area permukiman di bagian wilayah Kota Ambon.
Pada Selasa pagi hujan sudah mulai reda dan banjir yang menggenangi area permukiman warga di Kota Ambon mulai surut. (*)
Editor : Yerri Arintoko Aji
Foto : ANTARA/HO-BPBD Kota Ambon
Sumber Berita : Antara Editor : Safitri