Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemberlakuan MyPertamina, Belum Uji Coba ke Wilayah Jatim

Safitri • Rabu, 6 Juli 2022 | 19:10 WIB
ISI BBM: Petugas SPBU saat melayani pengisian BBM jenis pertalite. Masyarakat Jember tidak perlu panik dengan penerapan sistem digital untuk pembelian BBM di SPBU. Pasalnya, di Jatim, termasuk Jember, belum diterapkan uji coba tersebut.
ISI BBM: Petugas SPBU saat melayani pengisian BBM jenis pertalite. Masyarakat Jember tidak perlu panik dengan penerapan sistem digital untuk pembelian BBM di SPBU. Pasalnya, di Jatim, termasuk Jember, belum diterapkan uji coba tersebut.
KALIWATES, Radar Jember - Pertamina telah mendapatkan mandat dari pemerintah dalam penyaluran BBM khusus penugasan, yaitu pertalite dan solar. Sesuai regulasi, dua jenis BMM itu harus tepat sasaran dan kuotanya. Karena itu, muncul penerapan sistem digital. Meski begitu, masyarakat Jatim, termasuk Jember, tak perlu khawatir dan panik dengan penerapan itu.

BACA JUGA : Meski Kalah dari Yordania, Indonesia Diyakini Bisa Jadi Tim Tangguh

Pemakaian sistem digital itu rupanya menjadi langkah baru yang diambil pihak Pertamina demi penyaluran pertalite dan solar bersubsidi yang tepat sasaran. Sistem tersebut berupa aplikasi MyPertamina. Akhir-akhir ini mendapatkan banyak sorotan dari masyarakat dan dianggap kurang efisien serta menyusahkan proses transaksi.

Arya Yusa Dwi Candra, Section Head Communication Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), mengatakan, pemberlakuan kebijakan baru itu sudah dimulai awal Juli lalu. Dia meluruskan, untuk saat ini masyarakat tidak perlu mengunduh dan membeli melalui aplikasi MyPertamina. Akan tetapi, bisa dilakukan pendaftaran nomor dan jenis kendaraan melalui website yang telah ditetapkan. "Yakni di subsiditepat.mypertamina.id," terangnya.

Uji coba tersebut sementara masih dilakukan pada 11 kota/kabupaten di 5 provinsi di Indonesia. Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Manado, Kota Jogjakarta, dan Kota Sukabumi. "Untuk wilayah lain akan dilakukan bertahap sambil memastikan kesiapan infrastruktur dan sistemnya," imbuh Arya.

Di Jawa Timur, khususnya Jember, dia menjelaskan, belum ada uji coba. Pendaftaran tersebut bertujuan mengidentifikasi kendaraan konsumen. Kemudian, akan muncul kode QR yang dijadikan patokan oleh SPBU dalam menyalurkan pertalite dan solar bersubsidi tepat sasaran.

Lebih lanjut, Arya menyebut, tidak ada kriteria khusus untuk melakukan pendaftaran di website tersebut. Namun, saat ini dikhususkan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Karenanya, tidak ada keharusan atau menekankan pada kendaraan roda dua. "Roda dua masih belum diatur," ulasnya.

Pimpinan Pertamina yang meliputi Jatim, Bali, NTT, dan NTB itu mengimbau agar masyarakat tidak panik maupun khawatir soal hal itu. Pihaknya belum memberlakukannya di Jatim dan masih menunggu informasi lebih lanjut. Dia juga menegaskan, MyPertamina bukan sebagai satu-satunya alat pembayaran untuk membeli di SPBU. Pembelian bisa dilakukan secara tunai.

Sebagai arahan, Arya mengatakan, penggunaan ponsel di SPBU tidaklah menjadi masalah. Asal memperhatikan zona aman. Dengan jarak 1,5 meter dari nozel atau selang pengisian BBM dan dilakukan bukan saat pengisian. "Yang tidak boleh saat pengisian BBM ada yang mengoperasikan HP di dekat nozel," pungkasnya. (mg8/c2/dwi) Editor : Safitri
#Jember #Headline #pertamina