Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pulang Sebelum Arak Habis, Pemuda Jember Terbunuh Teman Mabuknya Sendiri

Maulana Ijal • Rabu, 18 Mei 2022 | 22:13 WIB
MENINGGAL DI TKP: Jenazah korban penyeroyokan saat dibawa ke Puskesmas Ambulu. Dari kasus ini, polisi menangkap lima pelaku, serta memburu lima pelaku lain yang hingga kini masih buron.
MENINGGAL DI TKP: Jenazah korban penyeroyokan saat dibawa ke Puskesmas Ambulu. Dari kasus ini, polisi menangkap lima pelaku, serta memburu lima pelaku lain yang hingga kini masih buron.
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus pengeroyokan hingga korbannya meninggal terjadi di Dusun Sumberan, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Jember, Rabu (18/5) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 tersebut sempat menggemparkan warga. Sebab, korban meninggal akibat dikeroyok banyak orang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, korban bernama Soleh, warga Kecamatan Sukorambi. Ditengarai, korban tewas setelah dihajar oleh teman mabuknya sendiri. Dan setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku. Sedangkan lima lainnya masih buron.

Kelima pelaku tersebut masing-masing bernama Santo, Rafi, Aris, dan Soleh. Mereka disebut berasal dari Kecamatan Ambulu. Sedangkan satu pelaku lain yang tertangkap adalah Andik, warga asal Kecamatan Balung.

Sumber Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, sebelum pengeroyokan terjadi, antara korban dan para pelaku ini pesta minuman keras (miras) di tempat kejadian perkara (TKP). Entah apa yang terjadi, di tengah pesta miras itu, Santo, salah seorang pelaku, tiba-tiba emosi. Kabarnya, dia marah setelah mendengar korban pamitan pulang. Sebab, minuman jenis arak yang mereka konsumsi belum habis.

BACA JUGA: Sembilan Tahun Buron, Dua Pembunuh Mahasiswa Unej Tertangkap di Bali

Letupan emosi Santo memantik kemarahan kawan-kawannya. Korban yang saat itu sempat lari akhirnya tertangkap dan dibawa kembali ke TKP. Di sinilah korban dihajar habis-habisan. Ada yang memukul pakai tangan kosong, menggunakan batu, hingga menggebuk pakai bambu. Hantaman bertubi-tubi itu membuat korban ambruk dan meninggal di lokasi.

Sebenarnya, korban tidak mengenal semua orang yang menjadi teman minumnya tersebut. Dia hanya kenal dengan Rafi, salah seorang pelaku. Korban dengan Rafi ini bertemu di sebuah warung kopi di Kecamatan Wuluhan, beberapa jam sebelum kejadian. Selanjutnya, korban diajak ke Ambulu untuk pesta miras bersama para pelaku lain.

Polisi yang mendapat laporan kejadian itu segera bertindak. Mereka melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan dari para saksi. Hingga akhirnya, polisi membekuk Rafi sekitar pukul 08.30 dengan bukti bercak darah di kausnya.

Awalnya, Rafi sempat mengelak dan berdalih bahwa darah yang ada di pakaiannya itu sebagai darah sapi. Namun bukti-bukti yang disodorkan polisi membuatnya tak berkutik dan mengakui semua perbuatannya. Dari ocehan Rafi inilah, polisi kemudian menangkap Aris, Andik, Santo, dan Soleh.

Kapolsek Ambulu AKP Makruf mengatakan, saat ini kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas itu telah dilimpahkan ke Polres Jember. Ada lima pelaku yang dibekuk. Empat di antaranya tertangkap di rumah masing-masing, sedangkan Aris diamankan saat berada di rumah ibunya di wilayah Kecamatan Ajung. “Semua pelaku sekarang sudah dibawa ke Polres Jember,” terangnya.

Selain para pelaku, polisi juga mengambakan beberapa barang bukti. Di antaranya, dua pasang sandal jepit, dua buah batu dengan bercak darah, sebilah bambu, satu botol air mineral yang diduga sebagai bekas arak, serta satu unit motor. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Polsek for Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jember #Headline #Pembunuhan