Bukan hanya kayu yang riboh, tetapi tebing juga longsor. Akibatnya akses menuju tempat Wisata Bandealit Jember terputus. Hal ini karena kayu henis solo yang roboh melintang ditengah jalan. Demikian juga tebing yang longsor menutupi bahu jalan.
Untuk mengevakuasi kayu yang melintas, warga dan para sopir serta warga sekitar lokasi harus kerja bhakti. karena lumpur dan pohon yang roboh masih melintang. "Ya terpaksa para sopir yang punya kendaraan roda empat dan truk yang bersih bersih," kata Suyit di lokasi.
Sementara Busiri, 50 warga Desa Andongrejo, Tempurejo Jember mengaku kalau sekarang ini musim hujan. Saat terjadi pohon roboh hujan turun cukup deras. Memang akses menuju Bandealit sangat rawan terhadinya pohon tumbang dan tanah longsor.(*).
Jurnalis : Juma'i Editor : Ivona