Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jorge Lorenzo Beberkan Peta Kekuatan MotoGP: Marc Marquez Pakai Aprilia? Pasti Luar Biasa Cepat!

Imron Hidayatullahh • Kamis, 20 November 2025 | 21:41 WIB
Duel sengit perebutan P1 antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Balaton Park.
Duel sengit perebutan P1 antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Balaton Park.

Radar Jember - Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, memberikan analisis tajam tentang peta kekuatan musim ini sekaligus menyinggung kondisi fisik Jorge Martin, kejutan Aprilia, dan potensi Marc Marquez jika menunggangi motor pabrikan Noale tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Lorenzo tampil apa adanya—blak-blakan, tanpa menyaring pendapat.

Kejutan terbesar: Alex Marquez dan Bezzecchi

Lorenzo membuka pembahasan dengan menyoroti betapa sulitnya memprediksi MotoGP saat ini.

“Kalau kita bisa menebak, pasti semua sudah jadi jutawan. MotoGP selalu penuh kejutan,” ujarnya, dinukil dari laman Motosan.

Menurutnya, dua nama yang memberi lonjakan performa paling signifikan musim ini adalah Alex Marquez dan Marco Bezzecchi.

“Alex sudah terlihat cepat sejak pramusim dengan Ducati 2024 di Montmelo. Lalu Bezzecchi, siapa yang menyangka dia dan Aprilia bisa langsung klop dan menang tiga balapan? Dua pembalap ini yang paling mengejutkan,” jelas Lorenzo.

Ia menambahkan bahwa untuk musim depan, perebutan posisi teratas akan melibatkan empat nama: Marc Marquez, Bezzecchi, Alex Marquez, dan kemungkinan Pedro Acosta.

Aprilia Sudah Setara Ducati?

Lorenzo juga menilai Aprilia kini telah naik tingkat dan berada di level yang sama—bahkan kadang lebih kuat—dibanding Ducati.

“Saya rasa Aprilia sudah setara dengan Ducati. Di beberapa sirkuit malah lebih unggul. Marc dengan Aprilia pasti akan sangat cepat,” tegasnya.

Pernyataan ini kembali memanaskan spekulasi soal potensi kecocokan Marquez dengan karakter motor Aprilia.

Jorge Martin dan Beban 30 Patah Tulang

Ketika membahas Jorge Martin, Lorenzo langsung menekankan aspek fisik.

Menurutnya, Martin memikul beban masa lalu yang berat.

“Martin sudah mengalami 30 patah tulang. Ketika kamu hampir tidak pernah balapan dalam kondisi 100 persen, ketika kamu kekurangan banyak kilometer, MotoGP era sekarang membuatmu menderita,” ujarnya.

Sebaliknya, Bezzecchi mendapat keuntungan karena musimnya jauh dari cedera dan memiliki waktu adaptasi penuh.

“Bezzecchi tidak cedera, kilometernya jauh lebih banyak, dan itu membuatnya cepat menyatu dengan Aprilia,” tambahnya.

Lorenzo menilai kunci bagi Martin adalah kesabaran dan menghindari cedera tambahan.

“Dia harus sangat berhati-hati agar tidak cedera lagi. Pelan-pelan, dengan waktu dan kesabaran, kecepatan itu akan datang,” ungkapnya.

MotoGP Makin Fisik dan Makin Teknis

Lorenzo juga memperingatkan bahwa MotoGP saat ini menuntut kondisi atletis sempurna, dan setiap motor memiliki filosofi teknis yang sangat berbeda.

“MotoGP sekarang super fisik. Kamu harus benar-benar atlet. Motor tiap pabrikan punya konsep yang beda jauh,” unkgpanya.

Oleh karena itu, menurutnya, pindah pabrikan dan langsung cepat adalah sesuatu yang nyaris mustahil.

“Semua harus selaras. Kamu harus menemukan motor yang secara natural cocok dengan gaya balapmu,” ujar pemegang gelar 3 kali juara dunia itu.

Lorenzo menyinggung pengalamannya sendiri sebagai contoh.

“Saya mengalami itu di Honda. Motor itu tidak cocok untuk saya, dan saya tidak pernah 100 persen. Kalau dua hal itu terjadi bersamaan, hasilnya ya seperti yang saya alami,” katanya.

Penutup ala Lorenzo

Dengan gaya santainya, Lorenzo menutup wawancara sambil bergurau.

“Saya tetap di sini buat berjemur dan sekalian lihat motor-motor lewat,” candanya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#jorge lorenzo #aprilia #montmelo #marc marquez #Marco Bezzecchi #ducati #MotoGP