Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Musim Suram Pembalap Italia dari Moto2 hingga MotoGP: Misano Jadi Harapan Terakhir Bendera Tricolor

Imron Hidayatullahh • Rabu, 10 September 2025 | 18:23 WIB
Bagnaia mengaku salah pilih motor di MotoGP 2025. Menganggap Desmosedici GP24 lebih nyaman baginya.
Bagnaia mengaku salah pilih motor di MotoGP 2025. Menganggap Desmosedici GP24 lebih nyaman baginya.

Radar Jember - Musim 2025 bukanlah tahun yang membanggakan bagi para pembalap Italia di lintasan dunia.

Sepanjang 15 seri yang sudah digelar, bendera tricolor jarang sekali berkibar di podium.

Di kelas MotoGP, hanya Francesco Pecco Bagnaia dan Marco Bezzecchi yang berhasil meraih kemenangan.

Masing-masing satu kali di Austin dan Silverstone.

Dari segi konsistensi, Bagnaia mengoleksi 7 podium, sementara Bezzecchi 5.

Namun, catatan itu jauh dari harapan, apalagi keduanya memperkuat tim pabrikan.

Bagnaia yang kini duduk di peringkat 3 dan Bezzecchi di posisi 4 klasemen masih dianggap gagal memenuhi ekspektasi besar.

Krisis performa Pecco dan beban berat Bezzecchi ketika Jorge Martin cedera turut memperburuk situasi.

Di kubu VR46, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli justru berada di level yang sama: masing-masing hanya 2 podium dan total 162 poin.

Diggia kerap naik-turun performanya, sementara Morbidelli tenggelam dalam serangkaian kesalahan.

Sementara itu, Enea Bastianini mulai menemukan jalan dengan KTM setelah terseok-seok di awal musim.

Podium perdananya di Barcelona jadi bukti, meski itu baru satu-satunya hasil top-3 sepanjang tahun.

Lain cerita dengan Luca Marini.

Cedera parah di Suzuka dan proyek Honda yang masih jauh dari kompetitif membuatnya sulit tampil maksimal.

Kondisi lebih suram lagi di Moto2.

Italia hanya diwakili dua nama: Celestino Vietti dan Tony Arbolino.

Sayangnya, keduanya tidak dalam performa terbaik.

Vietti baru dua kali naik podium, Arbolino sekali.

Moto3 pun tak banyak memberi harapan.

Dennis Foggia terakhir kali menang di 2022, kini hanya duduk di peringkat 12 dengan satu podium.

Nama-nama seperti Luca Lunetta dan Matteo Bertelle sempat naik podium tapi absen lama karena cedera.

Rookie Guido Pini menunjukkan progres, meski masih belajar keras.

Dengan catatan muram di semua kelas, MotoGP Misano menjadi harapan terakhir para pembalap Italia untuk kembali menorehkan kejayaan di depan publik sendiri.

Udara rumah di sirkuit tepi pantai ini diyakini bisa memberi energi ekstra.

Sesuai namanya, Grand Prix San Marino, mungkin doa dari “atas” juga diperlukan agar tricolor kembali berkibar tinggi.

Editor : Imron Hidayatullahh
#MotoGP 2025 #ktm #motogp misano #VR46 #Diggia #Bezzecchi #Fabio Di Giannantonio #pecco #Morbidelli #Bagnaia #MotoGP