Radar Jember - Enea Bastianini kembali terjebak di Tikungan 2 Sirkuit Catalunya, Barcelona.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, insiden itu seakan sudah jadi “tradisi” baginya.
Kali ini, motornya benar-benar hancur setelah melayang ke gravel dan menabrak tumpukan ban.
Meski begitu, pembalap Italia tersebut masih mampu menembus posisi sepuluh besar pada sesi latihan MotoGP 2025, Jumat (5/9).
Ia bahkan langsung lolos ke Kualifikasi 2.
“Saya menghancurkan motor, tapi entah kenapa saya jatuh di tikungan ini hampir setiap tahun. Sepertinya kebiasaan buruk yang harus saya terima,” ujarnya sambil bercanda, dilansir Radar Jember dari laman Crash.
Bastianini tetap menilai hari pertama cukup positif.
KTM menempatkan tiga motor di enam besar.
Hanya kalah dari duo tim pabrikan, Brad Binder dan Pedro Acosta, yang menguasai posisi satu-dua.
“Kecepatan kami bagus dengan ban soft, tapi grip tahun ini sangat rendah. Semua pembalap akan menghadapi penurunan performa, jadi kami harus menganalisis dengan cermat,” tambahnya.
Rekan setimnya, Maverick Vinales, juga mencuri perhatian.
Meski masih dibekap cedera bahu, ia sempat tampil impresif di sesi pagi dengan menempati posisi keempat.
Namun, sore harinya performa Vinales menurun dan ia harus puas di urutan ke-23.
“Sejujurnya, bisa balapan di Montmelo saja sudah seperti hadiah. Bahu ini belum pulih sepenuhnya. Saya bahkan seperti mengendarai dengan satu tangan. Tapi, saya tetap bahagia ada di sini,” kata Vinales.
Pada race utama, Minggu (7/9), Bastianini bahkan meraih podium ketiga, bersama Marquez bersaudara.
Alex Marquez (Gresini Racing) tampil impresif dengan menjadi yang tercepat di Grand Prix.
Sang kakak yang juga pemuncak klasemen, Marc Marquez (Ducati Lenovo), tetap bahagia berada di belakang adiknya meski finish kedua.
Editor : Imron Hidayatullahh