Pasrah Tak Bisa Atasi Masalah Motor 2026, Ducati Alihkan Fokus Garap Prototipe 850cc Musim 2027!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:14 WIB
Marc Marquez di atas Ducati Desmosedici bermesin 850cc.
Marc Marquez di atas Ducati Desmosedici bermesin 850cc.

Radar Jember – Dominasi mutlak Ducati di ajang MotoGP dilaporkan mulai pudar sejak pengujung musim 2025 dan berlanjut sepanjang 2026.

Pembalap penguji resmi Ducati, Michele Pirro, menegaskan tidak ada langkah instan untuk membenahi masalah utama motor Desmosedici di sisa era mesin 1.000cc saat ini.

Pirro membeberkan bahwa fokus kerjanya kini dialihkan untuk mematangkan pengembangan motor Ducati 850cc untuk musim 2027.

Prototipe anyar tersebut dijadwalkan menjalani pengujian kedua bersama pembalap utama di Red Bull Ring pada September mendatang, seusai GP Austria dan uji coba tertutup di Brno.

Baca Juga: Pengamat MotoGP Blak-blakan! Ducati Beruntung Punya Marquez, tapi Tahun Ini Api Sang Juara Mulai Redup!

"Peta persaingan di MotoGP tidak mengalami perubahan signifikan dibanding 12 seri awal. Apa yang terlihat di balapan-balapan awal kurang lebih masih sama, jadi kami harus menghadapinya balapan demi balapan," ujar Pirro, dinukil Radar Jember dari Crash.

Proyek 2026 Mencapai Batas Maksimal

Meskipun pabrikan lain juga mulai mengalihkan fokus pengembangan ke musim depan, Pirro mengakui sulit bagi Ducati untuk menghadirkan perbaikan besar pada sisa musim 2026.

"Setiap sirkuit memiliki ceritanya sendiri. Ada lintasan seperti Silverstone di mana kami harus bersusah payah, dan ada pula sirkuit lain dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah. Kami berharap saat tiba di Valencia nanti masih bisa memberikan dampak positif," tutur Pirro.

Baca Juga: Bos MotoGP Buka Suara! Opsi Pindah Sirkuit Makin Sulit, GP Qatar 2026 Terancam Batal Total!

"Tidak ada solusi mendadak untuk masalah yang kami hadapi. Kami terus bekerja, namun kami menilai proyek motor saat ini sudah mencapai titik akhirnya," tambahnya.

Sepanjang musim 2026, peta kekuatan di barisan depan kerap berubah setiap pekan berdasarkan kesesuaian karakter sirkuit dengan keunggulan masing-masing pabrikan. Fenomena ini kembali mencolok setelah sebelumnya tertutupi oleh dominasi panjang Ducati.

Pertarungan Detil dan Harapan pada Marc Marquez

Meski menyadari peta kekuatan yang terus berfluktuasi, Pirro optimistis Marc Marquez masih menjadi pembeda di sirkuit-sirkuit favoritnya.

"Karakteristik sirkuit dan kondisi lintasan kini menjadi faktor penentu utama melebihi hal lainnya. Saya memperkirakan kami bisa kembali menjadi acuan di Aragon, dan Marc Marquez berpotensi menjadi tolok ukurnya," ungkap Pirro.

Pirro juga menyoroti tantangan berat yang menanti di Sirkuit Misano seiring melesatnya performa rival utama mereka.

Baca Juga: Rival Veda Ega Pratama Resmi Perpanjang Kontrak di Moto3! Legenda MotoGP Malaysia Minta Tak Buru-Buru Naik Kelas

"Misano akan menjadi balapan yang berat karena Marco Bezzecchi sangat cepat di sana, seperti halnya musim lalu. Namun, Marc juga diprediksi tidak akan tertinggal jauh. Saya rasa perburuan gelar juara dunia musim ini benar-benar ditentukan oleh detail kecil dan potensi kesalahan antar pembalap," pungkasnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
850cc Michele Pirro marc marquez ducati MotoGP