Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pecco Bagnaia Pamitan ke Ducati, Sampai Tulis Pesan Perpisahan Menyentuh di Instagram untuk Pabrikan Borgo Panigale

Imron Hidayatullahh • Rabu, 24 Juni 2026 | 17:43 WIB
Pecco Bagnaia unggah pesan menyentuh setelah resmi hengkang dari Ducati usai musim 2026. (Instagram/pecco63)
Pecco Bagnaia unggah pesan menyentuh setelah resmi hengkang dari Ducati usai musim 2026. (Instagram/pecco63)

Radar Jember – Hanya berselang beberapa saat setelah pengumuman resmi perpanjangan kontrak dua tahun bersama Marc Marquez, Ducati hari ini secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada Francesco 'Pecco' Bagnaia.

Pembalap asal Italia tersebut dipastikan bakal meninggalkan Borgo Panigale pada akhir musim ini untuk memulai petualangan baru bersama Aprilia.

Lembaran sejarah yang diukir Ducati dan Pecco terbilang sangat panjang dan bertabur prestasi emas.

Selama delapan tahun kebersamaan, kolaborasi keduanya tidak hanya menghasilkan dua gelar juara dunia, melainkan juga sukses mengemas 31 kemenangan, 62 podium (berdasarkan data internal tim), dan 28 pole position.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Pecco Bagnaia Resmi Tinggalkan Ducati dan Gabung Aprilia Mulai MotoGP 2027

Kini, saat perpisahan itu benar-benar tiba, Bagnaia menuangkan seluruh gejolak emosinya melalui sebuah unggahan menyentuh di akun media sosial pribadinya.

Kamu adalah mimpiku dan telah menjadi kenyataan terindah yang pernah ada. Saat aku tiba di MotoGP bersama Ducati, aku mengira sudah mencapai sesuatu yang tak terlukiskan, tetapi kamu membuatku semakin percaya akan hal itu. 8 tahun, 31 kemenangan, 63 podium, 28 pole position, 2 kali runner-up kejuaraan dunia, dan dua gelar juara dunia—inilah kisah yang telah kita tulis dan ini milik kita berdua saja. Kita tumbuh bersama, melewati segala macam situasi bersama tanpa pernah menyerah, dan selalu saling memotivasi untuk memberikan yang terbaik. Dan kamu, yang merupakan salah satu bagian terbaik dari diriku, telah memberiku momen-momen paling menggetarkan dalam karierku, membuatku menjadi pembalap yang lebih baik, seorang pemuda yang bahagia, dan betapa serunya kita bersenang-senang. Musim lalu sulit bagi kita untuk saling memahami; kita sering berselisih lebih dari yang kita inginkan, dan sesuatu mulai berubah. Aku merasa perlu memulai kembali dengan tantangan baru, tapi aku takkan pernah melupakan apa yang pernah kita lalui. Kamu adalah bagian dari diriku, dan akan selalu begitu,” tulis Pecco.

Penghormatan Setinggi Langit dari Sang CEO

Claudio Domenicali, CEO Ducati, turut melepas kepergian pembalap andalannya tersebut dengan untaian kalimat penuh penghormatan.

Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027 Bergolak: Efek Domino Regulasi Baru 850cc dan Peta Kontrak Rahasia Para Pembalap

Bagi Domenicali, Pecco adalah sosok yang berhasil mengubah peta sejarah modern Ducati.

“Pecco telah menorehkan beberapa halaman paling berkesan dalam sejarah Ducati, dengan membawa kembali Gelar Juara Dunia MotoGP ke Borgo Panigale pada tahun 2022 setelah gelar pertama yang diraih pada tahun 2007. Kemenangan itu menandai dimulainya era kesuksesan terbesar merek ini di kategori tertinggi, dengan empat Gelar Juara Dunia Pembalap yang diraih, dua di antaranya diraih olehnya sendiri,” katan Domenicali.

“Gelar tahun 2022 memiliki nilai khusus bagi saya, karena merupakan puncak dari proses restrukturisasi Ducati Corse yang memungkinkan kami kembali menjadi pemain utama setelah masa yang sangat sulit. Namun, hasil balapan hanya menceritakan sebagian dari nilai Pecco: gayanya yang selalu rapi dan elegan (saya suka menyebutnya “Il Pinturicchio”), kesetiaannya yang luar biasa di lintasan—yang tak terpisahkan dari ketegasan ekstremnya saat menyalip—telah membuat para Ducatisti jatuh cinta padanya,” tambahnya.

“Selain itu, ia adalah seorang profesional yang hebat dan pribadi yang luar biasa di luar lintasan balap. Musim-musim terakhir ini memang lebih sulit secara olahraga dan teknis, tetapi saya yakin Pecco akan memberikan yang terbaik hingga hari terakhirnya bersama tim merah dan akan hadir untuk semua penggemar di World Ducati Week mendatang di Misano, yang dijadwalkan pada 3 hingga 5 Juli. Dia akan menghibur kita dengan luar biasa menggunakan Panigale V4-nya selama Lenovo Race of Champions! Atas nama seluruh Ducati, terima kasih dari lubuk hati, Pecco,” tutur Domenicali panjang lebar.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Marc Marquez Resmi Perpanjang Kontrak dengan Ducati Lenovo hingga 2028, Siap Pimpin Era Baru MotoGP!

Gigi Dall'Igna: Sebuah Siklus Telah Berakhir

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Luigi 'Gigi' Dall’Igna selaku Direktur Umum Ducati Corse.

Pria yang membidani lahirnya motor Desmosedici GP yang kompetitif ini mengakui bahwa hubungan emosionalnya dengan Pecco sudah melampaui hubungan profesionalitas kerja.

“Pecco adalah salah satu pembalap yang langsung memunculkan chemistry sejak awal. Kami telah mencarinya dan menginginkannya sejak ia masih sangat muda untuk membangun sebuah proyek di sekelilingnya. Seorang pemuda yang cepat dan, yang terpenting, cerdas. Tujuannya adalah berhasil memaksimalkan potensi Desmosedici GP. Kami berhasil melakukannya,” ungkap Dall'Igna.

“Berkat kerja keras seluruh tim dan teknologi, tetapi terutama berkat bakat Pecco yang, 15 tahun kemudian, kembali membawa warna merah Ducati ke puncak semua klasemen. Selama musim-musim yang kami lalui bersama, kami telah membangun hubungan yang matang dan kokoh, yang didasarkan pada rasa syukur, kepercayaan, dan rasa hormat. Hubungan yang sama inilah yang memungkinkan kami melewati masa-masa rumit dan sulit, selalu bersatu. Pecco akan selamanya menjadi seorang Juara dalam sejarah Borgo Panigale dan juga dalam sejarah pribadi saya,” tambahnya.

Baca Juga: Valentino Rossi Angkat Bicara Soal Aksi Marco Bezzecchi Pukul Marshal di MotoGP Ceko: Sanksinya Kelewatan!

Bersama Ducati, ia telah mewujudkan impian yang dimilikinya sejak kecil, dan kami pun mewujudkan impian kami bersamanya. Dalam hubungan, tidak selalu mudah untuk menyadari dan memahami kapan sebuah siklus berakhir dan perubahan diperlukan. Ikatan kasih sayang timbal balik yang mendalam yang menyatukan kami tidak akan berubah dan akan menjadi kunci untuk mengelola semua balapan dengan sebaik-baiknya mulai saat ini hingga akhir musim serta menutup perjalanan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Dall'Igna.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#bagnaia tinggalkan ducati #pecco bagnaia gabung aprilia #Pecco Bagnaia #MotoGP