Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Belum Seminggu Kehilangan Takhta, Veda Ega Pratama Kembali ke Puncak Klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 Usai Rival Didiskualifikasi

Imron Hidayatullahh • Kamis, 4 Juni 2026 | 19:38 WIB
Veda E. Pratama kembali ke puncak klasemen sementara Rookie of the Year Moto3 2026 setelah Brian Uriarte didiskualifikasi dari hasil GP Catalunya. (Instagram/veda-54)
Veda E. Pratama kembali ke puncak klasemen sementara Rookie of the Year Moto3 2026 setelah Brian Uriarte didiskualifikasi dari hasil GP Catalunya. (Instagram/veda-54)

Radar Jember – Peta persaingan di kelas debutan Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 kembali bergeliat dinamis.

Pembalap muda potensial asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mendapatkan keuntungan regulasi yang signifikan setelah rival terdekatnya, Brian Uriarte, dijatuhi sanksi diskualifikasi dari hasil balapan Grand Prix Catalunya 2026.

Vonis berat dari federasi ini membawa efek domino besar pada persaingan papan atas, yang membuat posisi Veda di tabel klasemen dunia seketika melonjak.

Sanksi pembatalan hasil tersebut dijatuhkan lantaran sepeda motor milik Uriarte terbukti menggunakan pelumas atau oli ilegal yang menyalahi aturan teknis saat sesi kualifikasi.

Baca Juga: BREAKING: Brian Uriarte Didiskualifikasi dari GP Catalunya, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Dunia dan Rebut Kembali Takhta Rookie Terbaik!

Sesuai dengan regulasi teknis Moto3 yang diterapkan secara ketat, seluruh kontestan tanpa pengecualian diwajibkan untuk memakai produk pelumas dari penyuplai tunggal resmi kejuaraan, yakni Repsol.

Kronologi Pemeriksaan Sampel Pelumas Ilegal dan Pembatalan Hasil Balapan

Berdasarkan laporan yang dilansir dari laman Crash pada Kamis (4/6/2026), pengawas balapan (FIM Stewards) memegang otoritas penuh untuk mengambil sampel bahan bakar maupun pelumas secara acak dari motor peserta kapan saja.

Dalam prosedur inspeksi mendadak ini, motor yang ditunggangi Uriarte terpilih untuk menjalani pengujian teknis di laboratorium.

Rider andalan tim Red Bull KTM Ajo berkebangsaan Spanyol tersebut kemudian dipanggil oleh pengawas balapan di sela-sela pekan balap Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello, Scarperia e San Piero, pekan lalu.

Baca Juga: Hanya Kalah Tipis dari Uriarte, Peluang Veda Ega Pratama Sabet Gelar Rookie of The Year Moto3 2026 Masih Terbuka Lebar!

Saat itu, pihak Uriarte memilih opsi untuk melakukan pengujian tandingan terhadap sampel kedua (Sampel B).

Namun nasib sial harus diterima Uriarte, lantaran hasil tes laboratorium lanjutan tersebut justru memperkuat temuan pelanggaran awal pada Sampel A.

Atas dasar bukti kuat itu, sidang resmi yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar, Hungaria, pada Kamis (4/6/2026) resmi memutuskan diskualifikasi total bagi Uriarte dari seluruh hasil sesi kualifikasi dan balapan utama GP Catalunya.

Padahal, pada seri tersebut Uriarte tampil impresif dengan mengamankan posisi start ketiga saat kualifikasi dan finis di urutan keempat pada balapan hari Minggu, 17 Mei 2026 sore WIB.

Melalui keputusan ini, kedua capaian tersebut kini resmi dianulir dan dihapus dari catatan sejarah.

Uraian Lonjakan Poin Veda Ega Pratama dan Terlemparnya Posisi Uriarte

Dihapusnya hasil balapan Uriarte langsung membawa dampak positif bagi rapor performa Veda Ega Pratama.

Baca Juga: Misi Veda Ega Pratama Taklukan Trek Asing Balaton Park: Ini Jadwal Lengkap Moto3 Hungaria

Pembalap andalan Honda Team Asia tersebut secara otomatis berhak naik satu peringkat ke urutan ketujuh untuk hasil akhir balapan di Catalunya, di mana Veda awalnya menyentuh garis finis di posisi kedelapan.

Konsekuensi dari perubahan tersebut membuat Veda mendapat tambahan 1 poin berharga di tabel klasemen.

Sebaliknya, Brian Uriarte harus menerima kenyataan pahit kehilangan 13 poin yang didapatnya dari Catalunya akibat pembatalan hasil lomba.

Pergeseran angka ini mengubah drastis formasi klasemen sementara Moto3 2026. Veda Ega Pratama kini melesat naik ke peringkat keempat dunia dengan mengemas total 67 poin.

Sementara itu, Uriarte yang sebelumnya bertengger kokoh di posisi tersebut, harus rela terlempar jauh ke tangga kedelapan klasemen dengan koleksi yang merosot menjadi 54 poin.

Tak hanya mendongkrak posisi di klasemen umum, tambahan poin cuma-cuma ini sekaligus mengantarkan Veda Ega Pratama kembali merebut predikat sebagai Rookie (pembalap pemula) terbaik di Moto3 2026.

Momentum ini sekaligus menjadi pembalasan instan, mengingat sejak GP Italia di Mugello pada Minggu (31/5/2026) lalu, Uriarte sempat menggeser Veda Ega Pratama dari posisi puncak klasemen Rookie of the Year Moto3 2026.

Kini, lewat dinamika regulasi pasca-balapan, Veda sukses melengserkan kembali Uriarte yang terdepak dari status penguasa klasemen debutan kurang dari seminggu.

Editor : Imron Hidayatullahh
#rookie of the year #veda pratama pimpin kalsemen rookie #Brian Uriarte #veda ega pratama #moto3