Radar Jember – Balapan utama MotoGP Catalunya 2026, akhir pekan lalu (17/5), menjadi salah satu balapan paling mencekam musim ini.
Dua bendera merah (red flag) terpaksa dikibarkan akibat kecelakaan karambol yang mengerikan.
Beruntung, dua aktor utama dalam insiden tersebut, Alex Marquez dan Johann Zarco, dilaporkan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit pada Senin (18/5) sore, meski harus menghadapi proses pemulihan yang panjang.
Kronologi Insiden Horor Alex Marquez: Motor Terbang Hantam Pembatas
Kecelakaan pertama terjadi saat Alex Marquez yang sedang memperebutkan posisi kedua berada tepat di belakang Pedro Acosta.
Tiba-tiba, motor KTM milik Acosta mengalami masalah mekanis mendadak yang membuat kecepatannya anjlok drastis di lintasan lurus.
Alex Marquez yang berada dalam kecepatan tinggi tidak mampu menghindar.
Ia menabrak bagian belakang motor Acosta dan meluncur ke arah dinding pembatas sirkuit.
Beruntung, tubuh Alex tidak menghantam dinding beton secara langsung karena motornya sempat terbang di atas area gravel.
Saking kerasnya benturan, motor Ducati milik tim Gresini tersebut hancur berkeping-keping dan kembali terlempar ke tengah lintasan.
Ban motor Alex yang terlepas sempat menghantam Fabio Di Giannantonio hingga terjatuh, sementara serpihan bodi motor melukai Raul Fernandez dan Johann Zarco.
Ajaibnya, dengan dampak kecelakaan semengerikan itu, Alex Marquez "hanya" mengalami patah tulang selangka kanan dan retak marjinal pada tulang belakang (vertebra C4).
Ia langsung menjalani operasi pembenahan tulang selangka pada hari Minggu dan sudah diizinkan pulang ke rumah pada Senin sore.
"Terima kasih banyak atas semua pesan dukungan. Tubuh saya masih sangat sakit dan memar, tetapi melihat tayangan ulang insiden itu, saya hanya bisa berpikir bahwa saya sangat beruntung," tulis Alex Marquez di akun media sosialnya.
Tragedi Kaki Zarco Tersangkut di Ban Motor Bagnaia
Drama Catalunya belum berakhir. Setelah balapan dimulai kembali, petaka kedua langsung tercipta di tikungan pertama.
Johann Zarco mengalami gagal rem dan menabrak Luca Marini. Tak sampai di situ, motor Zarco juga menghantam bagian belakang Ducati milik Pecco Bagnaia.
Nahas bagi Zarco, kaki kirinya tersangkut di antara roda belakang dan swingarm motor Bagnaia saat kecelakaan terjadi.
Insiden mengerikan ini memaksa pengawas balapan mengibarkan bendera merah untuk kedua kalinya.
Melihat kaki yang tersangkut dalam roda yang berputar, tim medis sempat mengkhawatirkan cedera fatal.
Namun, "mukjizat" kedua hari itu terjadi. Zarco dinyatakan lolos dari cedera amputasi atau patah tulang masif.
Hasil pemeriksaan menunjukkan ia mengalami kerusakan pada ligamen silang (ACL dan PCL) lutut kiri, robek meniskus medial, serta patah tulang fibula ringan di dekat pergelangan kaki.
Zarco Ditangani Dokter Kepercayaan Kylian Mbappe
Setelah keluar dari Rumah Sakit Catalunya pada Senin sore, pembalap tim LCR Honda ini langsung terbang ke Prancis.
Hari Selasa ini, Zarco dijadwalkan bertemu dengan Dr. Bertrand Sonnery-Cottet di Lyon untuk menentukan apakah ia harus naik meja operasi atau tidak.
Sebagai informasi, Dr. Sonnery-Cottet bukan sosok sembarangan.
Ia adalah ahli bedah ortopedi ternama dunia yang kerap menangani cedera lutut bintang-bintang sepak bola dunia seperti Zlatan Ibrahimovic, Karim Benzema, Nabil Fekir, hingga bintang Real Madrid, Kylian Mbappe.
Editor : Imron Hidayatullahh