Radar Jember - Kekecewaan mendalam menyelimuti Alex Rins setelah mendapati kursinya di tim pabrikan Yamaha bakal digusur pada musim 2027.
Pembalap asal Spanyol ini mengaku terkejut karena manajemen Yamaha sudah menentukan masa depannya hanya dalam tiga balapan sejak debut mesin V4 baru mereka.
Terdepak di Tengah Masa Transisi
Rins bergabung dengan Yamaha saat pabrikan Jepang tersebut sedang berjuang bangkit dari ketertinggalan melawan pabrikan Eropa.
Yamaha bahkan mengambil langkah radikal dengan mengganti mesin Inline-4 mereka menjadi V4 untuk musim ini.
Meski progres mesin baru tersebut belum terlihat signifikan, Rins merasa dirinya tidak diberi waktu yang cukup untuk membuktikan kemampuan adaptasinya.
"Saya terkejut karena hanya dalam tiga balapan mereka sudah memutuskan masa depan saya. Padahal, saat kami beralih ke mesin V4, perasaan saya mulai membaik. Komitmen saya untuk mereka sepenuhnya total," ujar Rins, dikutip dari laman Crash.
Baca Juga: CEO Ducati Beri Bocoran: Kontrak Marc Marquez 2027 Sudah Final, Pengumuman Resmi Segera Tiba!
Sakit Hati karena ‘Dilupakan’
Rins, yang pernah mempersembahkan kemenangan manis bagi Suzuki dan LCR Honda merasa dunia MotoGP saat ini sangat kejam bagi pembalap yang tidak menunggangi motor kompetitif.
Ia menyentil bagaimana persepsi orang berubah begitu cepat.
"Sepertinya jika Anda tidak menggunakan motor (Ducati atau Aprilia, Red) itu, orang-orang mulai melupakan Anda. Kami tidak bisa melakukan sihir; kami membalap dengan motor yang kami punya," cetusnya dengan nada getir.
Meski dalam tiga tahun terakhir kariernya penuh cobaan—termasuk cedera kaki parah saat di LCR Honda—Rins menegaskan bahwa bakatnya belum habis.
"Saya masih Alex yang sama dengan yang dulu, Alex yang memenangkan balapan dan meraih podium," ungkap Rins.
Baca Juga: 5 Poin Perubahan Drastis pada Regulasi MotoGP yang Baru Saja Diteken GPC! Tak Ada Lagi Wildcard
Formasi Baru Yamaha 2027
Kepastian hengkangnya Rins dibarengi dengan rumor kuat bergabungnya Ai Ogura yang akan berduet dengan Jorge Martin dalam line-up baru Yamaha musim 2027.
Hal ini menandai perombakan total skuad garpu tala demi ambisi kembali ke puncak klasemen.
Walau merasa diperlakukan tidak adil, Rins berjanji akan tetap memberikan performa maksimal di sisa musim 2026.
"Begitulah hidup, tapi saya akan terus memberikan segalanya hingga akhir," pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh