Radar Jember - Harapan Marc Marquez untuk meraih hasil maksimal di hadapan pendukungnya sendiri di Sirkuit Jerez harus sirna secara misterius.
Pembalap tim pabrikan Ducati tersebut mengaku benar-benar bingung dan tidak memahami penyebab kecelakaan yang dialaminya saat balapan utama MotoGP Spanyol 2026, Minggu (26/4/2026).
Jatuh Tanpa Peringatan
Marc Marquez, yang tampil sangat dominan sepanjang akhir pekan, termasuk meraih pole position dan memenangkan Sprint Race, tiba-tiba kehilangan kendali pada bagian depan motor Desmosedici-nya.
Padahal, ia merasa tidak melakukan kesalahan fatal atau melaju melampaui batas.
"Jujur saja, saya tidak mengerti mengapa saya jatuh,” ungkap Marc Marquez, dikutip dari laman Motosan.
“Saya tidak melakukan sesuatu yang berbeda dari lap sebelumnya. Saya tidak mengerem lebih lambat atau masuk tikungan dengan kecepatan lebih tinggi," tambahnya, dengan nada frustrasi.
Baca Juga: Santi Hernandez Bongkar Alasan Tak Akan Reuni Lagi dengan Marc Marquez di Masa Depan!
Analisis Data yang Rumit
Kecelakaan ini menjadi pukulan telak bagi Marquez yang sedang berupaya menjaga momentum kebangkitannya.
Ia menyebut bahwa sensasi saat berada di atas motor sangat baik hingga detik sebelum ia tersungkur di gravel.
"Terkadang Anda tahu kapan Anda melakukan kesalahan, tapi kali ini tidak ada peringatan sama sekali,” kata Marquez.
“Kami perlu memeriksa data lebih dalam bersama tim teknis untuk melihat apakah ada faktor eksternal, seperti kondisi lintasan atau embusan angin, karena dari sisi gaya balap, semuanya terasa terkendali," tambahnya.
Kehilangan Poin Berharga di Klasemen
Insiden ini membuat Marquez gagal mendulang poin penting di balapan utama, saat rival-rival utamanya seperti Marco Bezzecchi dan Jorge Martin berhasil finis di posisi depan.
Padahal, Marquez sempat dijagokan banyak pihak sebagai calon pemenang utama di Jerez setelah kecepatannya yang tak tertandingi di sesi latihan dan Sprint.
Meski kecewa, pembalap asal Cervera ini tetap mencoba mengambil sisi positif dari kecepatan yang ia miliki sepanjang akhir pekan.
Fokusnya kini beralih ke tes resmi di hari Senin untuk mencari jawaban atas insiden tersebut dan mempersiapkan diri menghadapi seri berikutnya.
Editor : Imron Hidayatullahh