Radar Jember - CEO Ducati, Claudio Domenicali, akhirnya angkat bicara mengenai peta persaingan MotoGP 2026 yang semakin ketat serta teka-teki masa depan sang megabintang, Marc Marquez.
Dalam kunjungannya ke Sirkuit Misano, Domenicali mengakui bahwa era dominasi mutlak Ducati kini tengah mendapat tantangan serius dari para rival.
Hilangnya Supremasi Ducati di Tengah Kebangkitan Aprilia
Domenicali tidak menampik bahwa kekuatan tim-tim di MotoGP saat ini sudah jauh lebih seimbang.
Jika beberapa tahun terakhir Ducati tampak tak tersentuh, kini kondisinya sudah berubah, terutama dengan meroketnya performa Aprilia yang saat ini memimpin klasemen.
"Ducati memang menjadi motor terbaik dalam 4-5 tahun terakhir, tapi hari ini level persaingan jauh lebih merata. Supremasi yang kami miliki dulu sudah tidak ada lagi. Sekarang semuanya sangat dekat," ujar Domenicali, dikutip dari laman Motosan.
Ia juga memuji Marco Bezzecchi yang sedang berada dalam performa luar biasa bersama Aprilia.
Kondisi Marc Marquez: "Wajib 101 Persen untuk Menang"
Mengenai kondisi Marc Marquez yang masih dalam tahap pemulihan pasca-cedera panjang sejak musim lalu, Domenicali memberikan pandangan yang realistis.
Meski jeda balapan membantu pemulihan fisik Marquez, ia menegaskan bahwa di MotoGP modern, kondisi fisik yang sekadar ‘baik’ tidaklah cukup.
"Untuk bisa menang dengan motor ini, Anda harus berada dalam kondisi 101 persen. Level 98 persen saja tidak cukup. Cedera Marc cukup serius dan membuatnya absen lama, tapi saat ini dia merasa jauh lebih baik dan itu adalah titik awal yang bagus," jelasnya.
Kepastian Kontrak Marc Marquez Segera Diumumkan
Kabar yang paling ditunggu-tunggu tentu saja soal masa depan Marquez di tim pabrikan Ducati.
Baca Juga: Gagal di Sprint, Alex Marquez Incar 'Balas Dendam' di Balapan Utama MotoGP Spanyol 2026
Domenicali memberikan sinyal bahwa negosiasi sudah memasuki tahap akhir dan pengumuman resmi hanya tinggal menunggu waktu.
"Proses pembaruan kontrak sudah cukup jelas, tinggal menyisakan detail-detail kecil saja. Saya rasa pengumuman resminya tidak akan lama lagi," tegas Domenicali.
Ia menjelaskan bahwa pengumuman sedikit tertunda karena adanya negosiasi paralel dengan penyelenggara terkait regulasi tim untuk tahun 2027 mendatang.
Mencari 'The Next Bagnaia' Lewat Ducati V2 Future Champ
Selain membahas MotoGP, Domenicali juga memperkenalkan proyek terbarunya bersama Michele Pirro, yaitu Ducati V2 Future Champ.
Baca Juga: Terungkap! Hal yang Tak Diucapkan Marc Marquez di TV: Satu Putaran yang Berujung Kesalahan Fatal!
Program akademi ini bertujuan untuk menjaring talenta muda berbakat di Italia untuk diproyeksikan hingga ke kelas utama.
"Mimpi kami adalah membawa seorang pemuda yang memulai karier dari jalur ini hingga sampai ke MotoGP. Kami ingin berkontribusi menciptakan sistem yang memungkinkan anak-anak bermimpi besar menjadi penerus Bagnaia atau Marquez," pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh