Radar Jember – Pedro Acosta mencatatkan awal musim terbaiknya sejak debut di kelas utama.
Pembalap berjuluk 'Si Hiu dari Mazarron' ini akan tiba di Sirkuit Jerez dengan status peringkat ketiga klasemen sementara, membayangi duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.
Meski belum meraih kemenangan di balapan utama (Grand Prix), Acosta tampil sangat konsisten dengan meraih kemenangan di Sprint Race Thailand, podium kedua di seri pembuka, serta podium ketiga di Austin.
Baca Juga: Bikin Honda Gigit Jari! Desainer Mesin Legendaris Kurt Trieb Balik Kucing ke KTM, Ini Alasannya!
Selama jeda Paskah pasca-pembatalan GP Qatar, Acosta tetap mengasah instingnya dengan berlatih dirt track bersama pembalap senior seperti Carmelo Morales dan Remy Gardner.
Aprilia Jadi Referensi Baru, Bukan Ducati
Menariknya, Acosta menilai bahwa motor yang harus dikalahkan saat ini bukanlah Ducati, melainkan Aprilia.
Pabrikan Noale tersebut dianggap telah menemukan rahasia teknis yang membuat motor mereka jauh lebih unggul dalam bermanuver.
Baca Juga: Marc Marquez Tak Akan Pedulikan Pedro Acosta jika Benar-Benar Gabung Ducati di Musim MotoGP 2027?
"Aprilia telah menemukan sesuatu yang membuat motor mereka bisa berbelok lebih baik. Di Austin, mereka sangat konsisten, terutama di sektor pertama dengan banyak perubahan arah yang cepat," ungkap Acosta, dikutip dari laman Motosan.
Meski begitu, ia tidak meremehkan Ducati.
Sikap Dewasa Sang 'Tiburon'
Meskipun ekspektasi publik sangat tinggi agar ia segera meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP, Acosta tetap tenang.
Pembalap muda KTM ini menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan bersikap lebih sabar dan realistis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Waktu yang akan menjawab. Saat ini, setiap balapan adalah teka-teki. Di luar Eropa, motor kami bekerja cukup baik dan bisa menempel Aprilia serta Ducati. Tapi sejujurnya, kami belum punya 'senjata rahasia' untuk benar-benar mengalahkan mereka," akunya jujur.
Bagi Acosta, Jerez akan menjadi ujian sesungguhnya karena karakteristik sirkuit Eropa yang berbeda.
"Kami tahu Aprilia dan Ducati saat ini masih satu atau dua langkah di depan kami. Fokus kami sekarang adalah mencoba konsisten berada di posisi lima besar dalam setiap balapan," pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh