Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pedro Acosta Bakal Bangkitkan Keberingasan Marc Marquez, Seperti Era Jorge Lorenzo-Valentino Rossi di Yamaha

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 11 April 2026 | 08:42 WIB
Duel antara Pedro Acosta dengan Marc Marquez di Chang International Circuit, Tailand. (instagram/37pedroacosta)
Duel antara Pedro Acosta dengan Marc Marquez di Chang International Circuit, Tailand. (instagram/37pedroacosta)

Radar Jember – Mantan bos tim papan atas MotoGP, Livio Suppo, melontarkan prediksi menarik terkait masa depan Ducati.

Diperkirakan, rencana menduetkan Pedro Acosta dengan Marc Marquez di tim pabrikan musim depan akan menciptakan dinamika yang serupa dengan duet ikonik Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Yamaha pada 2008 silam.

Saat itu, Yamaha merekrut Lorenzo sebagai suksesor masa depan saat Rossi masih berada di puncak karir.

Meski sempat memicu ketegangan hingga garasi harus disekat oleh dinding, kehadiran Lorenzo justru terbukti menjadi 'obat awet muda' bagi Rossi.

Baca Juga: Marc Marquez di Ambang Pensiun? Ducati Siapkan Dua Pengganti jika Sang Legenda Gantung Helm!

Antara tahun 2004 hingga 2007, Rossi telah mendominasi Yamaha dengan 29 kemenangan dan dua gelar juara dunia.

Tekanan dari Lorenzo yang langsung menang di balapan ketiganya justru memacu The Doctor untuk tampil lebih gila, hingga akhirnya ia sukses menyabet gelar juara dunia beruntun pada 2008 dan 2009.

Acosta Jadi Stimulus 'Awet Muda' Bagi Marquez

Suppo, sosok di balik gelar juara Casey Stoner dan Marc Marquez, meyakini bahwa kehadiran Pedro Acosta di garasi yang sama akan memberikan efek serupa bagi Marquez.

Baca Juga: Masa Depan Marc Marquez Masih Abu-abu, Ducati Terancam Krisis 'Pewaris' Takhta!

Tantangan dari pembalap muda berbakat yang dinilai mampu membangkitkan kembali kegigihan yang mungkin sedikit memudar seiring bertambahnya usia.

"Ini mirip seperti saat Yamaha menduetkan Lorenzo dengan Valentino. Jorge justru memperpanjang karier Rossi, dan ia berhasil memenangkan dua gelar juara dunia lagi," ungkap Suppo, dikutip dari laman Crash.

Menurut Suppo, Marquez—seperti halnya Rossi—adalah tipe pembalap super yang justru akan terstimulasi oleh rekan setim yang cepat.

"Memiliki pembalap muda dan sangat cepat di samping Anda akan meremajakan Anda karena itu mengeluarkan semangat juang yang mungkin sedikit hilang selama bertahun-tahun. Saya tidak melihat Marc akan marah dengan hal ini, justru sebaliknya," tambahnya.

Sinyal Persaingan Sudah Terlihat

Benih-benih persaingan antara keduanya sudah terlihat di awal musim 2026. Pedro Acosta yang saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen bersama KTM, sempat terlibat duel sengit dengan Marquez dalam Sprint Race di Buriram.

Baca Juga: Semua Pembalap Ingin Balas Dendam kepada Marc Marquez! Begini Ulasan Mengejutkan Pengamat MotoGP

Meski Marquez sempat memimpin, kemenangan akhirnya jatuh ke tangan Acosta setelah sang juara bertahan terkena penalti di lap-lap akhir.

Jika keduanya benar-benar akan berseragam merah Ducati musim depan, MotoGP diprediksi akan kembali memasuki era persaingan internal tim yang paling meledak dalam satu dekade terakhir.

Editor : Imron Hidayatullahh
#jorge lorenzo #marc marquez #ducati #valentino rossi #MotoGP