Keajaiban yang tersembunyi di Dusun Mujan Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi masih belum banyak diketahui orang. Warga setempat menyebutnya Sumber Telok (Bahasa Madura). Yang berarti tiga sumber mata air.
Dipercaya bersifat mistis, Sumber Telok mengalirkan airnya dari dalam tanah. Mengalir dan tertampung seperti di sebuah cekungan semacam empang. Airnya tak pernah berhenti mengucur meski kemarau. Derasnya terus konsisten.
Ketua Pokdarwis Desa Klungkung Muhammad Fikri, menyebutnya sebagai sumber kehidupan. Sumber mata air dari dalam tanah dialirkan dalam tiga bambu berdiameter sekitar sepuluh centimeter. Konon, cerita mistisnya, jumlahnya harus tiga bambu. "Bambunya harus tiga, pernah coba pakai empat alirannya kecil, dua bambu juga tetap kecil," tutur anggota komunitas Klungkung Asik (Klasik) itu.
Itulah dasar penyebutan Sumber Telok. Desa yang berada di kawasan lereng Gunung Argopuro cukup beruntung. Pasalnya di tengah kemarau masih memiliki cadangan sumber air yang tak ada habisnya.
Menurut Fikri, Sumber Telok akan menjadi salah satu destinasi untuk paket wisata Desa Klungkung ke depan. Jadi, saat ini diakuinya masih belum ada wisatawan yang datang. Hanya saja, para pekerja dinas seperti Disparbud dan beberapa OPD lain kerap datang.
Di sekitar Sumber Telok dikelilingi dengan bambu dan pohon-pohon besar lainnya. Terdapat hamparan lahan kecil dari atas Sumber Telok. Terkadang, itu dijadikan tempat untuk rapat oleh pejabat OPD sembari menikmati suara gemericik air sumber dan hijaunya suasana sekitar.
Ya, di sana sangat cocok dijadikan untuk tempat menepi dari hiruk pikuk keramaian kota. Tempatnya berjarak 10 kilometer dari jantung kota. Atau satu kilometer dari Kantor Desa Klungkung. Dengan waktu tempuh 30 hingga 45 menit menggunakan roda dua. (sil/ham)
Editor : Radar Digital