Menurut dia, arti hidup sangat luas. Salah satunya terkait dengan kecintaan terhadap mobil klasik tersebut. Karena armada itu dibuat berdasarkan fungsinya, tentu saja kendaraan yang dibuat untuk melaju di jalur terjal berbeda dengan mobil yang digunakan di jalanan aspal. Dan hal tersebut mengajarkan siapa pun agar berpikir sebelum bertindak.
Dia menyebut, karakter seseorang juga bisa dinilai berdasarkan jenis mobil yang mereka miliki. Karena bergantung pada fungsi dan kegunaannya masing-masing. “Sekaligus bergantung pada hobi atau kesenangan,” ucapnya.
Setiap kolektor mobil lawas seperti dirinya harus paham dengan kelebihan dan kekurangan setiap calon kendaraan yang bakal digunakan. Karena harganya tidak murah, maka harus benar-benar teliti sebelum membeli. Sehingga tidak sampai menyesal di kemudian hari.
Dan bagi siapa pun yang berniat membeli mobil, dia menyarankan agar mereka lebih dulu paham tentang kegemaran dirinya masing-masing. “Tentu saja, warga Ambulu akan lebih memilih menggunakan Jeep daripada Ferrari. Sebab, selain materi dan kesenangan, medan yang dilalui juga berpengaruh,” pungkasnya.
Jurnalis: Isnein Purnomo
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal