RADAR JEMBER – Kabupaten Lumajang memiliki banyak destinasi wisata alam yang memikat, namun Air Terjun Tumpak Sewu masih menjadi primadona berkat keunikan bentuknya yang sulit ditemukan di tempat lain. Berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, air terjun ini menawarkan panorama menyerupai tirai raksasa dengan ratusan aliran air yang mengelilingi tebing setinggi sekitar 120 meter. Keunikan tersebut membuat Tumpak Sewu dijuluki sebagai "Niagara-nya Indonesia."
Nama Tumpak Sewu sendiri berasal dari bahasa Jawa, yakni tumpak yang berarti tumpahan atau aliran, sedangkan sewu berarti seribu. Meski jumlah aliran airnya tidak benar-benar seribu, bentuknya yang menyebar di sepanjang tebing menciptakan ilusi seolah terdapat ribuan air terjun yang jatuh bersamaan. Fenomena inilah yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Tidak hanya dapat dinikmati dari gardu pandang di atas, wisatawan juga bisa menyusuri jalur trekking menuju dasar lembah untuk melihat kemegahan Tumpak Sewu dari dekat. Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan tebing hijau, aliran sungai, hingga embun air yang menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan.
Keunikan lain dari Air Terjun Tumpak Sewu adalah sumber airnya yang berasal dari aliran Gunung Semeru. Debit air yang deras sepanjang tahun membuat panorama air terjun tetap memukau, terutama saat musim penghujan. Di sekitar kawasan wisata juga terdapat Goa Tetes yang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan pecinta petualangan.
Pesona Tumpak Sewu terus menarik minat wisatawan. Selama libur panjang Iduladha dan Waisak 2026, destinasi ini mencatat hampir 9.900 kunjungan wisatawan, menjadi salah satu objek wisata dengan jumlah pengunjung terbanyak di Kabupaten Lumajang. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Tumpak Sewu masih menjadi magnet utama sektor pariwisata daerah.
"Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang bagi pelaku UMKM, jasa transportasi, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif untuk berkembang." — Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri Pengukuhan Kepala OJK Jember di Sapphire Ballroom Aston Jember, Jumat, 26 Juni 2026
Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy
Editor : M. Ainul Budi