Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Desil dan DTSEN se-Lumajang, Begini Langkah Selanjutnya

A
Penulis: Atieqson Mar Iqbal❯
SAMPAIKAN: Salah satu perangkat saat menjelaskan peringkat desil DTSEN, beberapa waktu lalu.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
SAMPAIKAN: Salah satu perangkat saat menjelaskan peringkat desil DTSEN, beberapa waktu lalu.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

Advertisement

RADAR JEMBER - Data kesejahteraan ekonomi masyarakat yang valid menjadi kunci utama penyaluran bantuan sosial agar tak salah sasaran. Seluruh jajaran pemerintah kecamatan hingga desa untuk lebih proaktif mengawal dan memutakhirkan data desil warga secara berkala.

Hal itu diungkapkan Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang saat melaksanakan sehari ngantor di kecamatan terpadu (setor madu) di Kecamatan Yosowilangun, kemarin.

Bunda Indah menekankan pentingnya pembaruan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) mengingat kondisi sosial-ekonomi sebuah keluarga bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, verifikasi lapangan secara presisi perlu dilakukan agar kebijakan intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran. "Camat dan perangkat desa harus turun memastikan kondisi riil di lapangan. Sekaligus berikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peringkat-peringkat desil ini," katanya.

Penentuan peringkat desil wajib mengacu pada indikator serta parameter pendataan resmi, bukan berpatokan pada persepsi atau penilaian subjektif perorangan. Pihaknya mendorong memanfaatkan ruang pemutakhiran data yang dibuka secara rutin.

"Gunakan peluang perubahan data setiap tiga bulan sekali. Ini penting agar data yang dipegang pemerintah tetap valid, akurat, dan sesuai kenyataan," tambahnya.

Data terkini memudahkan pemerintah dalam merumuskan bentuk bantuan maupun program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan riil warga.

Keterbukaan informasi terkait kategori desil kepada masyarakat juga dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman.

"Dengan edukasi yang jelas mengenai posisi desil, proses pendataan menjadi lebih transparan. Keterlibatan aktif kecamatan, desa, hingga kontrol sosial dari masyarakat akan memastikan bantuan pemerintah benar-benar jatuh ke tangan yang berhak," pungkasnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Lahar Dingin Semeru rendam Permukiman di Lumajang, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Lahar Dingin Semeru rendam Permukiman di Lumajang, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Hujan deras di puncak Gunung Semeru memicu banjir lahar dingin yang menerjang sejumlah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11).  Material vulkanik yang terbawa arus meluap ke permukiman warga di lereng gunung. P

6 Fakta Banjir Lahar Dingin Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Warga Terisolasi

6 Fakta Banjir Lahar Dingin Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Warga Terisolasi

Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali menerjang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026).  Hujan deras selama berjam-jam memicu peningkatan debit air di sejumlah sungai hingga menyebabkan tanggul jebol dan

5 Fakta Banjir Lahar Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Rumah Warga Terancam

5 Fakta Banjir Lahar Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Rumah Warga Terancam

Banjir lahar hujan yang terjadi di kawasan Gunung Semeru kembali menjadi sorotan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.  Curah hujan tinggi di sekitar gunung memicu aliran lahar yang berisiko mengancam keselamatan wa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer