Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Petani Lumajang Pilih Alih Tanaman, Akibat Serangan Wereng Meningkat

Adeapryanis • Kamis, 25 Juni 2026 | 06:50 WIB
MENURUN: Hasil tanaman padi warga Pasrujambe menurun pasca diserang wereng.
MENURUN: Hasil tanaman padi warga Pasrujambe menurun pasca diserang wereng.

RADAR JEMBER - Sejak beberapa bulan terakhir, serangan hama wereng di Lumajang terus meningkat.

Bahkan terkonfirmasi semakin meluas di berbagai kecamatan.

Untuk menyelamatkan pertanian, warga mulai alih tanaman.

Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) Jawa Timur, Iskak Subagio, menjelaskan hasil analisis tim P3NA Jawa Timur menunjukkan serangan hama wereng telah terdeteksi hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Kondisi yang tergolong ringan berada di Kecamatan Klakah dan Ranuyoso. 

Namun, hal itu menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu produktivitas tanaman padi apabila tidak segera dikendalikan.

“Serangan sampai puso belum terlaporkan. Data riil masih terus didata lebih lanjut sampai saat ini,” ucapnya.

Hanya saja, serangan akibat hama wereng itu membuat tanaman padi menjadi rusak bahkan produktivitasnya menurun.

Tak mau terus-terusan merugi, petani akhirnya pilih alih tanaman jagung.

Menurutnya, pergiliran tanaman dari padi ke jagung menjadi salah satu metode pengendalian yang dinilai efektif. 

Selain mengurangi populasi wereng, pola tanam tersebut juga dapat membantu memutus sumber makanan dan habitat hama sehingga penyebarannya dapat ditekan.

“Ini jadi salah satu cara bagi petani untuk mengurangi hama wereng. Kita mengimbau agar petani bisa mendeteksi sejak dini serangan dari hama tersebut,” pungkasnya. (dea)

Editor : Adeapryanis
#alih tanaman #Wereng #serangan hama #Lumajang