RADAR JEMBER - Selama bulan Ramadan ada banyak pahala yang bisa didapatkan.
Bukan hanya saat menjalankan ibadah puasa, tapi ketika tadarus, tarawih dan ibadah lainnya.
Apalagi malam-malam Ramadan juga dihidupkan dengan salat tarawih.
Ibadah sunnah ini bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih khusyuk dan penuh harap.
Dalam kitab klasik Durrotun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakiri Al-Khubawi, disebutkan bahwa setiap malam tarawih memiliki keutamaan tersendiri.
Keutamaan Tarawih Malam ke-12
Salah satu yang sering dicari banyak orang adalah fadhilah salat tarawih malam ke-12. Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa orang yang mengerjakan ibadah pada malam kedua belas akan datang pada hari kiamat dengan wajah yang bersinar seperti bulan purnama.
Disebutkan dalam teks:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ
Artinya: “Pada malam kedua belas, ia akan datang pada hari kiamat dengan wajah bagaikan bulan di malam purnama.”
Gambaran ini begitu indah dan menenangkan. Di hari kiamat yang digambarkan penuh ketakutan, kegelisahan, dan penantian panjang, ada golongan hamba yang datang dengan wajah bercahaya. Cahaya tersebut menjadi simbol kemuliaan dan tanda bahwa amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. (dea)
Editor : Adeapryanis