RADAR JEMBER - Belakangan ini erupsi Gunung Semeru memang nyaris setiap hari. Di tambah sering turun hujan.
Material vulkanis ikut turun melewati Jembatan Gladak Perak.
Namun, dipastikan akses itu masih aman dilintasi, utamanya saat lebaran.
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo bersama rombongan mengecek langsung kualitas Jembatan Gladak Perak atau kini disebut Besuk Kobokan di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, kemarin.
Dody menjelaskan, jembatan rangka baja yang selesai dibangun pada 2023 lalu masih memiliki struktur yang kuat meski beberapa kali dihantam erupsi Gunung Semeru.
Pihaknya juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kerangka jembatan
"Alhamdulillah masih bagus (kondisi Jembatan Gladak Perak) meskipun beberapa kali dihantam erupsi kemarin," katanya.
Menurutnya, ada beberapa bagian yang perlu dibersihkan dari tumpukan abu vulkanik Gunung Semeru.
Namun, kondisi Gunung Semeru yang belum stabil membuat proses pembersihan tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.
Pembersihan Jembatan Gladak Perak dari sisa abu vulkanik baru bisa dilakukan setelah kondisi Gunung Semeru stabil.
"Kalau urusan bersih-bersih nanti lah, tunggu kondisi Gunung Semeru stabil, kalau sekarang belum waktunya," tambahnya.
Selama Gunung Semeru tidak mengalami erupsi dalam waktu dekat. Terutama saat arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026.
"Insyaallah masih bisa, dan mudah-mudahan kita berdoa dan berharap tidak ada erupsi pada saat arus mudik atau arus balik nanti," pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis