RADAR JEMBER - Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana erupsi maupun banjir lahar, Pemkab Lumajang menambah sejumlah kamera CCTV di sekitar kawasan daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru.
Empat kamera CCTV itu dipasang di jalur utama DAS Gunung Semeru.
Selain untuk memantau pergerakan aliran sungai, juga untuk menambah pengawasan pemerintah supaya dapat mengantisipasi terhadap ancaman yang membahayakan keselamatan warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan, penambahan sejumlah kamera itu merupakan langkah taktis pemerintah.
Sebab, pengadaan alat Early Warning System (EWS) yang tergolong mahal.
“Seiring kerap meningkatnya aktivitas Gunung Semeru dan potensi bencana banjir lahar karena cuaca, kami menambah kamera CCTV di 4 titik guna mitigasi bencana. Karena kalau EWS terlalu mahal, kami dahulukan CCTV," katanya.
Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru memang fluktuatif, namun belakangan ini sering mengeluarkan erupsi.
Ditambah, intensitas hujan juga cukup tinggi.
Sehingga, ancaman banjir lahar juga menghawatirkan, utamanya bagi warga yang tinggal di sekitar DAS.
Diakui, penambahan ini dinilai mendesak. Sebab, dampak banjir lahar dingin sebelumnya juga telah menerjang kawasan Desa Jugosari dan Desa Gondoruso.
”Kami tetap memaksimalkan penggunaan EWS juga menambah kamera CCTV,” pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis