RADAR JEMBER- Potensi timbulan sampah setiap tahun terus ditampung oleh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lempeni, Kecamatan Tempeh belum sepenuhnya dikelola dengan baik.
Sebab, sejumlah alat berat dan kendaraan operasional mengalami kerusakan cukup parah.
Permasalahan itu ditemukan oleh rombongan Komisi B DPRD Lumajang yang sedang melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di tempat tersebut.
Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah di TPA Lempeni itu kini berdampak terhadap lambatnya proses pengolahan sampah.
Anggota Komisi B DPRD Lumajang Sugianto menjelaskan, saat ini dua unit alat berat jenis buldoser yang digunakan untuk meratakan gundukan sampah mengalami kerusakan.
Selain itu, dari delapan unit dump truk pengangkut sampah yang tersedia, tujuh unit mengalami kerusakan ringan dan satu unit mengalami kerusakan berat.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap efektivitas pengelolaan sampah.
“Kami berharap pemerintah daerah bersama Dinas Lingkungan Hidup dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan persampahan, terutama melalui dukungan anggaran untuk perbaikan dan penambahan sarana serta prasarana pengelolaan sampah,” katanya.
Menurutnya, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau 198 desa, 7 kelurahan, dan 21 kecamatan di Lumajang. (son/fid)
Editor : Adeapryanis