RADAR JEMBER - Potensi lahar Semeru yang melanda kawasan rawan bencana di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro masih menghantui warga.
Namun, warga memilih tetap di lokasi, termasuk dengan ternak mereka.
63 ternak diamankan di daerah perbukitan saat hujan melanda, sedangkan 5 lainnya mati.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Lumajang, Endra Novianto, menjelaskan terdapat 59 kambing dan 4 sapi yang masih berada di lokasi.
Menurutnya, pemilik hewan ternak tidak bersedia untuk mengevakuasi ternaknya keluar dari perkampungan tersebut.
Mereka lebih memilih, mengamankan di daerahnya sendiri. Jika terjadi lahar susulan, terpaksa ternaknya diamankan ke perbukitan.
“Pemilik memang tidak berkenan jika ternaknya dievakuasi. Jadi mereka sudah bisa antisipasi sendiri,” ucapnya.
Sementara itu, total ada 5 hewan yang mati akibat diterjang serangan lahar Semeru beberap waktu lalu.
Pemilik tak sempat menyelamatkan ternaknya sehingga banyak kambing yang tewas mengenaskan.
Sedangkan ketersediaan permakanan hewan ternak tersedia. Pakan rumput dan dedaunan yang melimpah di kawasan perbukitan masih bisa memenuhi puluhan ternak warga.
“Sejauh ini pakannya aman, tetap terpenuhi dan melimpah,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis