RADAR JEMBER - Setidaknya ada belasan rumah warga yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.
Seluruh warga yang terdampak itu bakal segera direlokasi ke tempat yang lebih aman.
“Sebenarnya warga di sini sejak awal sudah kami imbau untuk tidak lagi berada di Dusun Sumberlangsep. Dulu kami pernah tawarkan ke huntap, tetapi mereka tidak mau, karena mata pencaharian dan lahan di sini subur,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati.
Saat ini, seluruh warga yang terdampak sudah mengungsi.
Sedangkan, sebagian warga lain yang berada di dusun itu mulai mengevakuasi diri secara mandiri.
Ada yang mengungsi ke bukit dan lain sebagainya.
Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, Pemkab Lumajang berencana melakukan relokasi seluruh warga di Dusun Sumberlangsep ke tempat lebih aman.
Hal itu masih dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Saya akan tawarkan, bagi yang tidak mau terpaksa kami minta tandatangan berita acara kalau tidak mau. Karena ini tanggung jawab pemerintah, kalau tidak mau ya risiko ditanggung sendiri. Kami sudah berupaya membawa mereka ke empat rekolasi,” katanya.
Menurutnya, lokasi relokasi yang dimaksud berada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.
Tepatnya di pemukiman penyintas erupsi Gunung Semeru, Bumi Semeru Damai (BSD).
“Kalau huntap di Sumbermujur, nanti bisa menampung. Atau nanti kita koordinasikan lagi dengan kades untuk melakukan penanganan ini secara cepat dan tepat. Supaya tidak ada korban yang terkena potensi banjir susulan,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis