RADAR JEMBER - 3 korban luka bakar dampak erupsi Gunung Semeru menjalani perawatan intensif di RSUD Haryoto Lumajang.
Satu korban asal Kediri mengalami trauma saluran pernapasan atau trauma inhalasi hingga ditangani oleh 5 dokter spesialis.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Haryoto Lumajang, Yanna Susanti, menjelaskan ketiga korban tersebut Haryono, 49, Normawati, 43, pasutri asal Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dan Husein warga Lumajang tengah menjalani perawatan intensif dan mendapat perawatan luka sebanyak dua kali di kamar operasi.
Luka bakar yang menimpa beberapa bagian tubuhnya membuat tim medis melakukan penanganan dengan cepat.
Saat ini ketiganya dalam kondisi stabil namun, masih dalam pemantauan ketat oleh tim dokter.
“2 orang Kediri sudah dilakukan pembersihan luka sebanyak 2 kali, sedangkan warga Lumajang baru 1 kali,” ucapnya.
Menurutnya, satu korban asal Kediri selain mengalami luka bakar juga mengalami trauma pada saluran pernapasan (trauma inhalasi) karena terlalu banyak menghirup zat beracun.
Sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru dan jalur pernapasan.
Saat ini, korban sedang dibantu dengan menggunakan alat saluran pernapasan untuk memudahkan dalam bernapas.
Sementara itu total ada 5 dokter spesialis yang menangani 3 korban itu. Rinciannya 3 orang dokter spesialis bedah dan 2 dokter spesialis anestesi.
“Pemulihan belum bisa dipastikan berapa lama, kami upayakan penanganan yang cepat dan tepat melalui observasi untuk memantau perkembannya,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis