radarjember.id - Terjangan banjir lahar dingin di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian membuat tanggul kali regoyo sepanjang 150 meter jebol pada Rabu (05/11) sore.
Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi tengah melanda Lumajang hingga membuat debit air sungai di kawasan tersebut terus meningkat.
Akibatnya, air meluap dari Kali Regoyo dan merendam area sekitar hingga memutus akses jalan dan merusak pemakaman umum.
Banjir lahar dingin tercatat di pos pantau mencapai amplitudo maksimal (amak) 25 - 30 mm sekitar pukul 14.00 WIB.
Derasnya debit air langsung menghantam semua yang ada dikawasan itu.
Petugas Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Lumajang, Mukidi, membenarkan informasi terkait jebolnya tanggul tersebut.
“Benar tanggul jebol, saat ini petugas sedang membantu warga yang ada disekitar lokasi untuk menyebrang,” ucapnya.
Meski tak menghantam rumah warga, tapi warung dan sejumlah hektar sawah milik warga ludes disapu banjir.
Sejauh ini penanganan masih menunggu air banjir surut. Demi menjaga keamanan dan selematan petugas.
“Penanganan tunggu air banjir surut, rencananya akan kerja bakti supaya warga bisa melintas,” pungkas Perangkat Desa Gondoruso Defi Efendi. (dea)
Editor : Adeapryanis